ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KEMATANGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI BADAN KESATUAN BANGSA (BAKESBANG) PROVINSI JAWA TIMUR

FIFTINA YOGATAMA, 040114121 E (2006) ANALISIS PENGARUH FAKTOR-FAKTOR KEMATANGAN KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI BADAN KESATUAN BANGSA (BAKESBANG) PROVINSI JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2006-yogatamafi-987-b5006-k.pdf

Download (304kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
7621.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dalam upaya peningkatan efisiensi dan efektivitas organisasi yang lebih tinggi, pihak manajemen perlu meningkatkan prestsi kerja pegawainya. Salah satu upaya peningkatan prestasi pegawai, Bakesbang sebagai instansi pemerintah perlu meningkatkan kematangan kerja para pegawainya. Kematangan kerja adalah kemauan dan kemampuan seseorang untuk memikul tanggung jawab dalam mengarahkan perilaku mereka sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor kematangan kerja terhadap prestasi kerja pegawai. Faktor-faktor kematangan kerja yang terdiri dari pendidikan dan pelatihan pendidikan dan pelatihan (XI), pengalaman kerja (X2), kesejahteraan (X3), kebutuhan penghargaan (X4), dan pengembangan diri (X5). Penelitian ini dilakukan pada seluruh pegawai pada Badan Kesatuan Bangsa Provinsi Jawa Timur. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan jumlah sampel penelitian 40 orang pegawai. Uji t dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan (XI), pengalaman kerja (X2), kesejahteraan (X3), kebutuhan penghargaan (X4), dan pengembangan karir(X5) secara individu terhadap prestasi kerja pegawai. Uji F dilakukan untuk mengetahui pengaruh pendidikan dan pelatihan (X1), pengalaman kerja (X2), kesejahteraan (X3), kebutuhan penghargaan (X4), dan pengembangan diri (X5) secara bersama-sama terhadap prestasi kerja pegawai. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh persamaan regresi Y=0,111 + 0,21 1 X I + 0,120X2 + 0,281X3 + 0,166X4 + 0,264X5 + e. Nilai R2 model sebesar 0,737 yang menunjukkan bahwa 73,7% variabilitas prestasi kerja dapat dijelaskan oleh pendidikan dan pelatihan, pengalaman kerja, kesejahteraan, kebutuhan penghargaan,dan pengembangan diri, sedangkan sisanya sebesar 26,3% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam model. Hasil uji t menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan (XI), pengalaman kerja (X2), kesejahteraan (X3), kebutuhan penghargaan (X4), dan pengembangan diri(X5) secara individu berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai dan variabel yang memiliki pengaruh dominan adalah pengembangan karir. Hasil uji F menunjukkan bahwa pendidikan dan pelatihan (X1), pengalaman kerja (X2), kesejahteraan (X3), kebutuhan penghargaan (X4), dan pengembangan diri(X5) secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja pegawai.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B 50/06 Yog a
Uncontrolled Keywords: ACHIEVEMENT MOTIVATION; MANAGEMENT-EMPLOYEE PARTICIPATION
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF501-504.3 Motivation
H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
FIFTINA YOGATAMA, 040114121 EUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTientje Soemartini, Dra., Ec., MSUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 25 Apr 2006 12:00
Last Modified: 06 Jul 2017 02:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7621
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item