HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSING, ENABLING, DAN REINFORCING DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI UMUR 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNGSARI KOTA SURABAYA

DARA PUTRI PUSPITASARI, 101411233007 (2018) HUBUNGAN FAKTOR PREDISPOSING, ENABLING, DAN REINFORCING DENGAN PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DINI PADA BAYI UMUR 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TANJUNGSARI KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM.GZ 9 - 18 Pus h-Abstrak.pdf

Download (70kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM.GZ 9 - 18 Pus h.pdf
Restricted to Registered users only until 6 December 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Cakupan ASI eksklusif tahun 2016 di Provinsi Jawa Timur dan Kota Surabaya masih rendah. Faktor yang mempengaruhi pemberian MP-ASI dini adalah faktor predisposing,faktor enabling, dan faktor reinforcing. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara faktor predisposing, faktor enabling, dan faktor reinforcing dengan pemberian MP-ASI dini di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjungsari Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebesar 45 ibu, diambil secara purposive sampling di tiga kelurahan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji chi square dan uji fisher’s exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 62,2% ibu memberikan MPASI dini. Uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara faktor predisposing meliputi umur (p=0,144), pendidikan (p=1,00), pekerjaan (p=0,447), dan pengetahuan ibu (p=0,841) dengan pemberian MP-ASI dini. Tidak ada hubungan antara faktor enabling meliputi pendapatan (p=0,721), informasi ASI eksklusif (p=1,00), dan pengetahuan ibu mengenai keberadaan fasilitas penunjang menyusui di tempat umum (p=0,265) dengan pemberian MPASI dini. Namun terdapat hubungan antara faktor reinforcing meliputi ketertarikan iklan susu formula dan bubur bayi kemasan di media massa (p=0,001), (p=0,002), tetapi tidak ada hubungan antara frekuensi paparan iklan produk makanan bayi di media massa (p=0,493), (p=0,851), dan (p=0,296) dan ketertarikan iklan biskuit bayi (p=0,447) di media massa dengan pemberian MPASI dini. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah faktor ketertarikan iklan susu formula dan bubur bayi kemasan di media massa berhubungan dengan pemberian MPASI dini, namun faktor predisposing dan enabling tidak berhubungan dengan pemberian MP-ASI dini. Oleh karena itu, perlu adanya pengawasan oleh lembaga konsumen terkait iklan produk makanan bayi di media massa agar ibu tetap memberikan ASI eksklusif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM GZ 9/ 18 Pus h
Uncontrolled Keywords: predisposing, enabling, reinforcing, early complementary feeding, mother.
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics > RJ251-325 Newborn infants Including physiology, care, treatment, diseases
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi
Creators:
CreatorsEmail
DARA PUTRI PUSPITASARI, 101411233007UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSri Sumarmi, Dr. , S.KM., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 06 Dec 2018 12:59
Last Modified: 06 Dec 2018 12:59
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76258
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item