PROFIL PENDERITA KANKER PARU DI POLI ONKOLOGI SATU ATAP RSUD DR. SOETOMO SURABAYA TAHUN 2016-2017

Sita Ro’yul Aini, NIM011511133007 (2018) PROFIL PENDERITA KANKER PARU DI POLI ONKOLOGI SATU ATAP RSUD DR. SOETOMO SURABAYA TAHUN 2016-2017. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (337kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FK PD 47 18 Ain p.pdf
Restricted to Registered users only until 7 December 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Di dunia pada tahun 2012, penyakit kanker paru merupakan penyebab kematian nomor satu dari seluruh jenis penyakit kanker, dengan 5-years survival rate sebesar 17%. Ratio penderita kanker paru pada laki-laki dibanding perempuan adalah 2:1. Pada laki-laki penyakit kanker paru menempati urutan pertama, sedangkan pada perempuan kanker paru (8,7%) menempati urutan ke-tiga setelah kanker payudara (25,2%) dan kolorektal (9,2%) dari seluruh jenis penyakit kanker (Ferlay et al., 2015). Faktor risiko utama kanker paru adalah merokok, diikuti radon, arsen, asbes, silika, dan polusi udara. Di Indonesia pada tahun 2014 kanker paru juga merupakan penyebab kematian nomor satu dari seluruh jenis penyakit kanker dengan angka kematian 21,8% pada laki-laki dan 9,1% pada perempuan. Ratio penderita kanker paru pada laki-laki dibanding wanita adalah 2,7:1. Pada laki-laki penyakit kanker paru menempati urutan pertama diikuti kanker kolorektal dan kanker prostat, sedangkan pada perempuan kanker paru menempati urutan nomor lima setelah kanker payudara, serviks, kolorektal, dan ovarium dari seluruh penyakit kanker. Faktor risiko utama kanker paru di Indonesia adalah rokok (WHO, 2014). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil penderita kanker paru di Poli Onkologi Satu Atap RSUD Dr. Soetomo tahun 2016-2017. Jenis dan rancangan penelitian ini adalah penelitian deskriptif observasional. Sampel penelitian adalah penderita kanker paru di Poli Onkologi Satu Atap RSUD Dr. Soetomo tahun 2016-2017 yang rekam medisnya ditemukan dan lengkap dengan besar sampel 240 orang. Teknik pengambilan sampel adalah non-random sampling (consecutive sampling). Variabel pada penelitian ini adalah umur, jenis kelamin, kebiasaan rokok, jenis kanker paru, jenis mutasi, stadium kanker, keluhan terbanyak, Sindroma Vena Cava Superior, dan jenis pengobatan dari penderita. Analisis data secara deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah penderita kanker paru pada laki-laki terbanyak umur 56-60 tahun (20%) dan pada perempuan umur 66-70 tahun (17,8%). Pada setiap jenis kanker paru, penderita laki-laki selalu lebih banyak daripada perempuan, dengan ratio penderita kanker paru laki-laki dibanding perempuan adalah 1,7:1. Penderita kanker paru kebanyakan adalah perokok aktif (55%). Penderita kanker paru jenis adenokarsinoma adalah terbanyak (85%), sedangkan penderita karsinoma sel skuamosa, adenoskuamosa, dan karsinoma sel kecil berturut-turut sebesar 10%, 1,6%, dan 2,5%. Mutasi Ephidermal Growth Factor Receptor (EGFR) cenderung terjadi pada perempuan, dan terutama pada jenis kanker paru adenokarsinoma dan adenoskuamosa. Diagnosis kanker paru seringkali terlambat (stadium IV 82%). Keluhan terbanyak yang disampaikan penderita yaitu batuk (70,8%), sesak (50,6%), dan nyeri dada (48,6%). Ada juga sindroma vena cava superior yang ditemukan pada adenokarsinoma (75%) dan karsinoma sel skuamosa (25%). Terapi terbanyak yang diterima penderita adalah terapi target dan kemoterapi. Simpulan pada penelitian ini adalah penderita kanker paru, 1) laki-laki cenderung terkena pada usia lebih muda daripada perempuan, 2) ratio penderita laki-laki dibanidng permpuan adalah 1,7:1 dan jenis terbanyak adalah adenokarsinoma, 3) kebanyakan penderita adalah perokok aktif, 4) mutasi EGFR cenderung pada perempuan dengan jenis kanker adenokarsinoma, 5) stadium terbanyak adalah stadium IV, 6) keluhan terbanyak adalah batuk, 7) sindroma Vena Cava Superior pada adenokarsinoma (75%) dan karsinoma sel skuamosa (25%), 8) terapi penderita terbanyak dengan terapi target diikuti kemoterapi. Saran pada penelitian ini adalah 1) melengkapi data rekam medis, karena berdasarkan hasil penelitian ini banyak faktor yang diduga sebagai faktor risiko dan riwayat keluarga penderita tidak didapatkan pada rekam medis, sehingga siapapun yang bertanggung jawab mengisi rekam medis agar melengkapi data tersebut, dan 2) perlu dilakukan penelitian analitik untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kejadian kanker paru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKA FK. PD. 47/18 Ain p
Uncontrolled Keywords: Lung cancer, EGFR mutation, Vena Cava Superior Syndrome
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM
Sita Ro’yul Aini, NIM011511133007NIM011511133007
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorLaksmi Wulandari, Dr. , dr., Sp.P(K), FCCPUNSPECIFIED
Depositing User: Dewi Puspita
Date Deposited: 07 Dec 2018 14:57
Last Modified: 07 Dec 2018 14:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76314
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item