FAKTOR RISIKO DAN PROTEKTIF KEJADIAN INFEKSI OPORTUNISTIK PADA PENDERITA HUMAN IMMUNODEFFICIENCY VIRUS (HIV) YANG MENDAPATKAN ANTIRETROVIRAL (ARV) (di Klinik Voluntary Counseling and Test (VCT) RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik)

SHOLIKAH, 101614553016 (2018) FAKTOR RISIKO DAN PROTEKTIF KEJADIAN INFEKSI OPORTUNISTIK PADA PENDERITA HUMAN IMMUNODEFFICIENCY VIRUS (HIV) YANG MENDAPATKAN ANTIRETROVIRAL (ARV) (di Klinik Voluntary Counseling and Test (VCT) RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
TEP. 23-18 Sho f Abstrak.pdf

Download (61kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
TEP. 23-18 Sho f.pdf
Restricted to Registered users only until 7 December 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Infeksi Oportunistik merupakan infeksi yang ambil kesempatan (‘opportunity’) yang disediakan oleh kerusakan pada sistem kekebalan tubuh untuk menimbulkan penyakit. Secara umum, kematian penderita AIDS 90% disebabkan oleh IO dan bukan dari HIV secara langsung. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko kejadian IO dan menyusun model kejadian IO agar dapat bermanfaat untuk menurunkan angka mortalitas dan morbiditas terhadap penderita HIV. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain case control. Tempat penelitian adalah Rumah Sakit Umum Daerah Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Waktu penelitian bulan April sampai dengan Juli 2018. Besar sampel sebanyak 33 kasus dan 66 kontrol. Data berasal dari data sekunder berupa rekam medis. Pengambilan sampel dengan teknik random sampling, dengan cara dilotre. Analisis bivariabel menggunakan uji regresi logistik sederhana. Analisis multivariabel menggunakan uji regresi logistik berganda. Hasil uji analisis multivariabel dengan regresi logistik ganda didapatkan 3 variabel yang berpengaruh terhadap faktor risiko kejadian IO, yaitu umur, status perkawinan (tidak menikah) dan kadar CD4. Model prediktif kejadian IO = 0,060* Umur + 1,509 * Status pernikahan (tidak menikah) – 0,008 * Kadar CD4 Kesimpulan penderita HIV yang umurnya lebih tua, tidak menikah dan kadar CD4 nya rendah lebih berisiko terjadi IO. Sehingga bagi tenaga kesehatan di rumah sakait selain pengobatan, sebagai upaya pencegahan sekunder dapat melakukan konseling yang mendalam pada penderita HIV terutama pada yang usianya lebih tua, tidak menikah.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKC KK TEP. 23-18 Sho f
Uncontrolled Keywords: Infeksi Oportunistik, Faktor Risiko, Umur, Tidak Menikah, Kadar CD4
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA648.5-767 Epidemics. Epidemiology. Quarantine. Disinfection
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Magister Epidemiologi
Creators:
CreatorsEmail
SHOLIKAH, 101614553016UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorChatarina U.W, Prof. Dr., dr., M.S., M.PHUNSPECIFIED
ContributorAtik Choirul Hidajah, Dr., dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 07 Dec 2018 17:52
Last Modified: 07 Dec 2018 17:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76333
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item