KEBIASAAN MAKAN, KECUKUPAN ZAT GIZI, DAN STATUS GIZI MAHASISWA ASING DI SURABAYA

AIRIN LEVINA, 101411231038 (2018) KEBIASAAN MAKAN, KECUKUPAN ZAT GIZI, DAN STATUS GIZI MAHASISWA ASING DI SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKM.GZ 25 - 18 Lev k-Abstrak.pdf

Download (58kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FKM.GZ 25 - 18 Lev k.pdf
Restricted to Registered users only until 8 December 2021.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Peningkatan jumlah mahasiswa asing terjadi di berbagai negara, termasuk di Surabaya, Indonesia. Mahasiswa asing yang tinggal di negara baru harus beradaptasi dengan berbagai perbedaan, termasuk pola makan. Pola makan mempengaruhi tingkat kecukupan zat gizi dan status gizi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis kebiasaan makan, kecukupan zat gizi, dan status gizi mahasiswa asing di Surabaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik, menggunakan desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian sebesar 30 orang, diambil secara snow-ball. Pengumpulan data meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, Dietary History, Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire, wawancara kuisioner dan in-depth interview. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah chi-square, Pearson, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata asupan energi 1888,27 ± 378,67 kkal, protein 64,67 ± 20,26 gram, lemak 56,51 ± 14,98 gram, karbohidrat 274,07 ± 70,83 gram. Tingkat kecukupan energi cukup pada 23,3% responden, protein pada 93,3% responden, lemak pada 20% responden, dan karbohidrat pada 100% responden. Status gizi kurang ditemukan pada 16,7% responden, gizi normal pada 63,3% responden, gizi lebih pada 20% responden. Terdapat perbedaan jumlah asupan makronutrien sebelum dan saat mahasiswa asing tinggal di Surabaya. Terdapat korelasi lemah antara tingkat kecukupan energi dan protein dengan status gizi (r<0,4), korelasi sedang antara tingkat kecukupan lemak dengan status gizi (r=0,414), dan tidak didapati korelasi antara tingkat kecukupan karbohidrat dengan status gizi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah penurunan asupan zat gizi menyebabkan banyaknya mahasiswa asing yang tidak memiliki kecukupan energi, sehingga sepertiga jumlah responden didapati memiliki status gizi kurang dan lebih. Oleh karena itu, mahasiswa asing dihimbau untuk meningkatkan asupan zat gizi dengan memilih makanan yang memiliki nilai gizi seimbang dan dapat diterima.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM GZ 25/ 18 Lev k
Uncontrolled Keywords: nutrition adequacy, food habit, nutritional status, foreign student
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ503-1064 The family. Marriage. Home > HQ793-799.2 Youth. Adolescents. Teenagers
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat > Program Studi Gizi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AIRIN LEVINA, 101411231038UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorLailatul Muniroh, S.KM., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 08 Dec 2018 14:49
Last Modified: 08 Dec 2018 14:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76339
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item