HUBUNGAN PARENTAL BONDING DAN SELF-ESTEEM DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA

WIWIN NUR INDAH CAHYANI, 131611123068 (2018) HUBUNGAN PARENTAL BONDING DAN SELF-ESTEEM DENGAN PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
KKC KK FKP.N.198-18 Cah h ABSTRAK.pdf

Download (157kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
KKC KK FKP.N.198-18 Cah h SKRIPSI.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pendahuluan: Keterikatan orang tua secara emosional yang terjadi antara orang tua dan keturunannya (parental bonding) serta self-esteem (self-esteem) individu menjadi salah satu faktor kemungkinan dalam perkembangan perilaku seksual remaja. Kurangnya peranan orang tua dianggap mempengaruhi dalam peningkatan jumlah kehamilan diluar nikah remaja selama 3 tahun terakhir pada remaja di Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan parental bonding dan self-esteem dengan perilaku seksual pada remaja. Metode: penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel didapat dengan teknik proportional random sampling pada murid kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) dalam kota di Kabupaten Bojonegoro sejumlah 296 responden. Parental bonding diinterprestasikan menggunakan Parental bonding Instrument (PBI) dari Parker, Tuping & Brown, Self-esteem menggunakan Rosenberg Self-esteem Scale (RSES) dari Rosenberg, serta perilaku seksual dinilai dari kuisioner. Hubungan antara variabel dianalisis menggunakan uji statistic Spearman Rho (α= 0,05). Hasil: Penelitian menunjukkan parental bonding memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku seksual remaja (p=0,000), dan self-esteem memiliki hubungan yang signifikan pula dengan perilaku seksual pada remaja (p=0,000). Diskusi: Ikatan dari orang tua (parental bonding) yang penuh kepedulian namun tetap memberikan ruang kepada remaja tanpa membatasi secara berlebih, menunjukkan tingkat perilaku seksual remaja yang lebih baik (rendah). Penghargaan diri (self-esteem) dengan adanya penolakan terhadap diri dan perasaan tidak senang terhadap diri sendiri, membuat remaja cenderung merasa tidak berguna serta bebas menentukan pilihan sesuai keiinginan mereka menunjukkan tingkat perilaku seksual yang lebih tinggi. Pendekatan kepada orang tua serta remaja perlu ditingkatkan, untuk mengoptimalkan care, protection atau control dan sefl-esteem agar remaja mampu untuk mengontrol perilaku seksual mereka dengan sehat dan tepat. .

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKP.N.198/18 Cah h
Uncontrolled Keywords: parental bonding, self-esteem, sexual behavior, adolescent
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ12-449 Sexual life > HQ19-30.7 Sexual behavior and attitudes. Sexuality
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan
Creators:
CreatorsEmail
WIWIN NUR INDAH CAHYANI, 131611123068UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorElida Ulfiana, S.Kep.,Ns., M.Kep.UNSPECIFIED
ContributorSetho Hadisuyatmana, S.Kep.,Ns.,M.NS (CommHlth&PC)UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 12 Dec 2018 13:26
Last Modified: 12 Dec 2018 13:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76637
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item