INSIDEN MORTALITAS SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS (SLE) AKTIF DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA PERIODE MEI 2016 – MEI 2017

Bulan Ghafirah, NIM011511133047 (2018) INSIDEN MORTALITAS SYSTEMIC LUPUS ERYTHEMATOSUS (SLE) AKTIF DI RSUD DR. SOETOMO SURABAYA PERIODE MEI 2016 – MEI 2017. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (144kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FK PD 66 18 Gha i.pdf
Restricted to Registered users only until 13 December 2021.

Download (841kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah penyakit sistemik autoimun dan bersifat kronis yang menyerang seluruh organ tubuh. Manifestasinya beragam dari mulai yang ringan sampai mengancam jiwa. Karena penyakit ini dikenal dengan fatal autoimun, maka mortalitasnya tinggi. Insiden mortalitas SLE di Indonesia dinilai masih cukup tinggi. Di Surabaya khususnya di RSUD Dr. Soetomo Surabaya belum ada penelitian terbaru untuk mengetahui insiden kematian penderita SLE yang masih aktif pada Mei 2016 – Mei 2017. Peneliti melakukan pengamatan terhadap angka kejadian mortalitas SLE aktif di SMF Ilmu Penyakit Dalam RSUD Dr. Soetomo periode Mei 2016 – Mei 2017 untuk mendapatkan informasi mengenai insiden mortalitas di daerah tersebut. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif retrospektif dengan menggunakan rekam medis. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien SLE aktif di SMF Ilmu Penyakit Dalam periode Mei 2016 – Mei 2017. Variabel yang diamati adalah profil pasien (umur, jenis kelamin, lama sakit), gambaran laboratorium (hematologi, fungsi ginjal, fungsi liver), gambaran radiologi, gambaran imunologi, profil terapi, insiden mortalitas, dan penyebab mortalitas. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 39 kejadian kematian dari total 176 pasien dalam satu tahun. Dari 39 sampel, profil pasien SLE aktif yang meninggal adalah umur 15-30 tahun sebanyak 20 pasien (51.3%), 31-50 tahun sebanyak 17 pasien (43.6%), dan > 50 tahun sebanyak 2 pasien (5.1%). Distribusi jenis kelamin adalah perempuan sebanyak 34 pasien (87.2%) dan laki-laki sebanyak 5 pasien (12.8%). Rentang lama sakit < 1 tahun sebanyak 7 pasien (17.9%), 1-4 tahun sebanyak 29 pasien (74.4%), dan 5-9 tahun sebanyak 3 pasien (7.7%). Gambaran laboratorium hematologi terdapat anemia, leukopenia, limfopenia, dan trombositopenia. Gambaran laboratorium fungsi ginjal terdapat proteinuria, kenaikan BUN dan kenaikan serum kreatinin. Gambaran fungsi liver terdapat kenaikan SGOT dan SGPT. Gambaran radiologi didapatkan efusi pleura dan efusi perikardial. Gambaran imunologi didapatkan hasil ANA tes positif, penurunan kadar C3 dan C4. Profil terapi adalah kortikosteroid pulse dose maupun non pulse dose, dan imunosupresan jenis cyclophosphamide, sandimmun, dan imuran. Serta penyebab mortalitas adalah gagal napas, syok septik, perdarahan intracranial, cardiovascular event, dan lain-lain yang tidak diketahui. Dapat disimpulkan, insiden mortalitas SLE aktif di RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Mei 2016 – Mei 2017 terbanyak adalah mengenai perempuan, kelompok umur 15-30 tahun, dan lama sakit 1-4 tahun. Gambaran hematologi terbanyak adalah anemia, gambaran fungsi ginjal terbanyak adalah proteinuria, gambaran fungsi liver terbanyak adalah kenaikan SGOT, gambaran radiologi terbanyak adalah efusi pleura, gambaran imunologi terbanyak adalah penurunan kadar C3 dan C4, profil terapi terbanyak adalah kortikosteroid pulse dose maupun non pulse dose, dan penyebab mortalitas terbanyak adalah gagal napas. Data di atas menunjukkan bahwa SLE pada pasien yang meninggal di RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Mei 2016 – Mei 2017 termasuk SLE yang berat. Hal ini memenuhi faktor-faktor penyebab meninggalnya pasien yaitu usia muda, perempuan, tingkat sosio ekonomi rendah, kepatuhan berobat rendah, dan tingkat pendidikan yang rendah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKA FK. PD. 66/18 Gha i
Uncontrolled Keywords: Systemic lupus erythematosus, incidence of SLE mortality
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Bulan Ghafirah, NIM011511133047NIM011511133047
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorYuliasih, Dr. , dr., Sp.PD, K-R, FINASIMUNSPECIFIED
ContributorBendrong Moediarso, dr., Sp.F, S.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 13 Dec 2018 15:00
Last Modified: 13 Dec 2018 15:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76727
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item