POLA BAKTERI DAN SENSITIVITAS BAKTERI PENYEBAB VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA (VAP) DI RUANG PERAWATAN ICU RSUD DR. SOETOMO SURABAYA

Marsheila Harvy Mustikaningtyas, 011511133045 (2018) POLA BAKTERI DAN SENSITIVITAS BAKTERI PENYEBAB VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA (VAP) DI RUANG PERAWATAN ICU RSUD DR. SOETOMO SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (225kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
FK PD 67 18 Mus p.pdf
Restricted to Registered users only until 13 December 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ventilator associated pneumonia (VAP) adalah infeksi yang sering terjadi pada pasien pengguna ventilasi mekanik di ruang Intensive Care Unit (ICU) dan sering diasosiasikan dengan angka kematian yang tinggi dan perpanjangan lama rawat inap ICU. Untuk mengurangi tingkat mortalitas VAP dan meningkatkan kualitas keluaran pasien di ICU RSUD dr Soeetomo, perlu diketahui pola bakteri dan pola sensitivitas bakteri penyebab VAP di ICU. Dengan mengetahui hal tersebut klinisi dapat memberikan pasien terapi yang lebih efisien dan efektif. Selain itu dengan hasil temuan ini, klinisi dapat memberikan terapi antibiotik empiris yang sesuai dengan temuan, sehingga dapat mengurangi lama rawat inap ICU dan pemakaian antibiotik yang berlebihan, yang akhirnya dapat memperingan beban ekonomi pasien di ICU . Penelitian ini merupakan studi retrospektif yang dilakukan pada pasien ICU dalam rentang waktu Januari 2017 sampai Desember 2017. Data yang diambil adalah data bakteri dan sensitivitas bakteri isolat sputum pasien di ICU. Tes sensitivitas bakteri yang digunakan sesuai dengan prosedur oleh Clinical and Laboratory Standard Institute (CLSI). Isolat yang masuk kriteria inklusi sebanyak 148 sampel. Dari sampel tersebut didapatkan 18 sebagai VAP dan 130 sampel sebagai Bukan VAP. Pada sampel VAP didapatkan pria sejumlah 7 (38,9,2%) dan wanita sejumlah 11 (61,1%) dengan rentang umur paling banyak yaitu umur 20-40 tahun. Sedangkan pada grup selain VAP didapatkan pria sebanyak 80 (61,5%) dan wanita sejumlah 50 (38,5%) dengan rentang umur paling banyak 0-10 tahun. Acinetobacter baumannii yang ditemukan sebanyak 7 (38,9%) merupakan bakteri terbanyak yang ditemukan pada isolat VAP yang didapatkan, diikuti oleh Pseudomonas aeruginosa dengan 4 (22,2%) isolat, E.coli dengan 16 (16,7%) isolat dan Klebsiella pneumoniae dengan 23 (15,5%) isolat.Pada grup selain VAP didapatkan 4 bakteri dominan yang sama dengan VAP. Secarakeseluruhan pada kedua grup, bakteri gram negatif sensitif terhadap Cefopeazone-sulbactam (SCF), Meropenem (MEM), dan Amikacin (AK), dengan hasil sensitivitasdiatas 70%. SCF merupakan antibiotik paling efektif terhadap A. baumannii. Keluarangrup VAP didapatkan mortalitas sebesar 33,3% sedangkan pada kasus selain VAP49,2 %.Sampel VAP ditemukan lebih lama dirawat inap dibandingkan dengan yangbukan VAP. Saran yang diusulkan adalah perlu dilakukannya surveilans antibiogramyang rutin di ICU RSUD Dr. Soetomo. Data antibiogram yang valid didapatkan daripendataan sensitivitas bakteri terhadap antibiotik yang lengkap, rapi dan sistematis.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KK KKA FK. PD. 67/18 Mus p
Uncontrolled Keywords: Ventilator associated pneumonia; Sensitivity pattern; Microbiology
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Marsheila Harvy Mustikaningtyas, 011511133045UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBambang Pujo Semedi, dr., Sp.An. KICUNSPECIFIED
ContributorKuntaman, Prof. Dr. , dr., M.S., Sp. MK-KUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email dewi@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 13 Dec 2018 15:08
Last Modified: 13 Dec 2018 15:08
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/76730
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item