UJI OKLUSIFITAS DAN AKTIVITAS ANTIINFLAMASI TOPIKAL NLC APMS KOMBINASI OLEUM CACAO-BEESWAX DAN MINYAK ZAITUN (60:40)(Pembanding : SLN APMS dan Nanoemulsi APMS)

ALIFIA SAKINAH, 051411131112 (2018) UJI OKLUSIFITAS DAN AKTIVITAS ANTIINFLAMASI TOPIKAL NLC APMS KOMBINASI OLEUM CACAO-BEESWAX DAN MINYAK ZAITUN (60:40)(Pembanding : SLN APMS dan Nanoemulsi APMS). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
FF.F. 40-18 Sak u Abstrak.pdf

Download (49kB)
[img] Text (Fulltext)
FF.F. 40-18 Sak u.pdf
Restricted to Registered users only until 28 December 2021.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

APMS merupakan senyawa aktif hasil hidrolisis dari bentuk prodrug EPMS di dalam tubuh (Sadono et al, 2000). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi topikal sistem NLC-APMS dengan menggunakan kombinasi lipid oleum cacao beeswax (75:25) dan minyak zaitun dibandingkan dengan SLN-APMS dan Nanoemulsi APMS ditinjau dari perubahan histologi kulit telinga mencit. NLC, SLN dan nanoemulsi dilakukan karakterisasi meliputi organoleptis, ukuran partikel dan distibusi ukuran partikel, pH, viskositas, dan efisiensi penjebakan. Setelah itu, dilakukan uji oklusifitas selama satu minggu dan diperoleh bahwa persen oklusifitas NLC-APMS lebih besar dibandingkan SLNAPMS dan Nanoemulsi APMS. NLC APMS memiliki persen oklusifitas sebesar 41.497 ± 4.00. Pada uji aktivitas inflamasi diperoleh data tebal kulit yang mengalami edema dan jumlah sel PMN. Dari data pengamatan mikroskop diperoleh data rerata tebal kulit ± SD berturut-turut pada kelompok kontrol positif (3354.4 ± 364.2 μm), kontrol negatif (1390.6 ± 408.6μm), kelompok NLCAPMS (1990.9 ± 282.8 μm), kelompok SLN-APMS (2177.5 ± 346.4μm), kelompok Nanoemulsi-APMS (2231.7 ± 102.4 μm), dan kelompok NLC-base (2309.7 ± 680.7 μm). Pada pemeriksaan jumlah sel radang diperoleh hasil rerata ± SD berturut-turut pada kelompok kontrol positif (166.6 ± 23.3), kontrol negatif (5.6 ± 0.7), kelompok NLC-APMS (83.6 ± 13.0), kelompok SLN-APMS (93.3 ± 17.2), kelompok Nanoemulsi-APMS (99.2 ± 3.1), dan kelompok NLC-base (114.5 ± 18.2)

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FF.F. 40-18 Sak u
Uncontrolled Keywords: NLC, SLN, Nanoemulsi, APMS, Antiinflammasi
Subjects: R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 05. Fakultas Farmasi > Farmastika
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ALIFIA SAKINAH, 051411131112UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTristiana Erawati, Dr., M.Si., Apt.,UNSPECIFIED
ContributorTutiek Purwanti, Dra., Apt., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 28 Dec 2018 03:18
Last Modified: 28 Dec 2018 03:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/77286
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item