EFEKTIVITAS EKSTRAK CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA MENCIT(Mus musculus)

ERWIN PURWANTO, 131611123026 (2018) EFEKTIVITAS EKSTRAK CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA INSISI PADA MENCIT(Mus musculus). Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (290kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf

Download (2MB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Luka insisi pada pasien yang dirawat di rumah sakit tidak semuanya sembuh secara sempurna bahkan ada yang mengalami komplikasi. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L) terhadap penyembuhan luka insisi pada mencit (Mus musculus). Penelitian ini adalah penelitian true eksperimen dengan desain posttest only control group design. Populasi terdiri dari 25 ekor mencit jantan yang dibagi menjadi lima kelompok yaitu tiga kelompok perlakuan ektrak cabai rawit dosis 7,5 mg, 15 mg, dan 22,5 mg dan dua kelompok kontrol yaitu kontrol positif dengan povidone iodine 10%, dan kontrol negatif dengan basis gel. Luka insisi dibuat pada punggung mencit dengan panjang 2 cm dan kedalaman 0,2 cm. Variabel bebasnya adalah ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L) dan variabel dependenya adalah penyembuhan luka insisi pada mencit (Mus musculus). Perlakuan diberikan selama 12 hari. Pengumpulan data dilakukan dengan mengobservasi proses penyembuhan luka pada fase inflamasi (kemerahan, edema, dan cairan luka) dan pada fase proliferasi (jaringan granulasi dan penyatuan tepi luka). Data kemudian dianalisis dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji Mann-Whitney dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L) dosis 7,5 mg, 15 mg, dan 22,5 mg memiliki perbedaan yang signifikan terhadap kelompok kontrol positif dan negatif pada proses penyembuhan luka dengan perbedaan kemerahan (p=0,000), cairan luka (p=0,000), jaringan granulasi (p=0,000), dan penyatuan tepi luka (p=0,000). Dapat disimpulkan pemberian ekstrak cabai rawit (Capsicum frutescens L) efektif terhadap percepatan proses penyembuhan luka insisi mencit (Mus musculus) dengan dosis yang paling efektif 22,5 mg. Sehingga untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat dilakukan pemeriksaan histopatologi agar terlihat perubahan yang terjadi pada sel kolagen, sel PMN (neutrophile), sel monosit, dan sel limfosit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKP N 231/18 Pur e
Uncontrolled Keywords: cayenne pepper extract (Capsicum frutescens L), incision wound,wound healing
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R5-920 Medicine (General)
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan
Creators:
CreatorsEmail
ERWIN PURWANTO, 131611123026UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIra Suarilah, S.Kp., M.Sc,UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 04 Jan 2019 04:15
Last Modified: 04 Jan 2019 04:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/77581
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item