PENGARUH ANKLE FOOT ORTHOSIS TERHADAP KECEPATAN BERJALAN PADA PASIEN PASCA STROKE

Novigo Andreony Saimima, NIM011218166308 (2018) PENGARUH ANKLE FOOT ORTHOSIS TERHADAP KECEPATAN BERJALAN PADA PASIEN PASCA STROKE. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
PPDS.IFR. 25-18 Sai p Abstrak.pdf

Download (94kB)
[img] Text (Fulltext)
PPDS.IFR. 25-18 Sai p.pdf
Restricted to Registered users only until 7 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Stroke adalah salah satu penyebab kematian dan kecacatan paling sering di dunia. Salah satu masalah yang paling sering ditemui pada pasien pasca stroke adalah gangguan gait. Kelemahan dorsifleksor ankle merupakan gangguan muskuloskeletal yang paling umum ditemui yang mengakibatkan mengakibatkan pasien tidak mampu mengangkat kaki pada waktu midswing karena dorsifleksi ankle berkurang. Kondisi ini menghasilkan drop foot, kecepatan berjalan menurun, memperpendek panjang langkah, peningkatan metabolisme saat berjalan, dan berisiko tinggi untuk jatuh. Salah satu terapi untuk memperbaiki kondisi tersebut adalah pemberian Ankle Foot Orthosis (AFO). Tujuan: menganalisis pengaruh dari penggunaan AFO terhadap kecepatan berjalan dengan menilai parameter temporospasial (step length, stride length, kecepatan berjalan dan cadence) pasien pasca stroke. Metode : Sejumlah 12 orang subyek stroke yang datang ke Poli Rawat Jalan Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr. Soetomo Surabaya tergabung dalam penelitian ini. Setiap subyek penelitian mendapat perlakuan pemberian AFO jenis posterior leaf spring pada sisi paresis. Semua subyek penelitian dilakukan pengukuran kecepatan berjalan, step length, stride length dan cadence sebelum memakai AFO dan setelah memakai AFO selama 1 minggu. Hasil : Studi ini menunjukkan bahwa pemakaian AFO pada sisi paresis pada pasien pasca stroke memberi pengaruh positif terhadap kecepatan berjalan dan parameter gait yang lain seperti step length, stride length dan cadence. Kesimpulan : Pemberian posterior leaf spring AFO pada sisi paresis pada pasien pasca stroke menunjukkan pengaruh positif terhadap kecepatan berjalan, step length, stride length dan cadence, sehingga dapat dipertimbangkan sebagai salah satu terapi tambahan pada latihan berjalan agar program rehabilitasi pasien pasca stroke menjadi lebih efektif.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDS.IFR. 25-18 Sai p
Uncontrolled Keywords: Stroke, posterior leaf spring, ankle foot orthosis, kecepatan berjalan.
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM930-931 Rehabilitation therapy
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Ilmu Fisik & Rehab
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Novigo Andreony Saimima, NIM011218166308NIM011218166308
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorImam Subadi, Dr., dr., Sp.KFR-KUNSPECIFIED
ContributorYudith Dian Prawitri, dr., Sp.KFRUNSPECIFIED
ContributorDewi Poerwandari, dr., Sp.KFRUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 07 Jan 2019 01:39
Last Modified: 07 Jan 2019 01:39
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/77696
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item