DISTRIBUSI TEMPAT PERINDUKAN LARVA DAN BIONOMIK NYAMUK ANOPHELES SPP. SERTA PERILAKU PEMAKAIAN KELAMBU DI DESA RUNUT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

Gery Morales Munthe, 011511133180 (2018) DISTRIBUSI TEMPAT PERINDUKAN LARVA DAN BIONOMIK NYAMUK ANOPHELES SPP. SERTA PERILAKU PEMAKAIAN KELAMBU DI DESA RUNUT PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR. Skripsi thesis, Fakultas Kedokteran.

[img] Text (ABSTRAK)
FK.PD.210-18 Muh d abstrak.pdf

Download (164kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FK.PD.210-18 Muh d.pdf
Restricted to Registered users only until 7 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Nyamuk Anopheles spp adalah nyamuk penular malaria dan malaria merupakan salah satu masalah kesehatan di Kabupaten Sikka. Identifikasi perilaku nyamuk dan tempat perindukan larva nyamuk Anopheles spp merupakan unsur penting untuk pengendalian malaria melalui nyamuk penularnya. Penggunaan kelambu di masyarakat merupakan salah satu pencegahan dalam penularan malaria. Tujuan : Untuk mengidentifikasi distribusi tempat perindukan larva dan bionomik nyamuk Anopheles spp. serta perilaku pemakaian kelambu di desa Runut provinsi Nusa Tenggara Timur Metode : Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif observasional di desa Runut, kecamatan Waigete, kabupaten Sikka pada bulan April 2018. Perilaku nyamuk diamati dengan metode penangkapan nyamuk bed-net trap di dalam dan di luar rumah yang dilakukan pada pukul 19.15-01.15 WITA. Penangkapan nyamuk dilakukan selama 40 menit untuk bed-net trap dan 10 menit untuk nyamuk yang sedang istirahat. Pengumpulan larva dilakukan di 7 lokasi yang dicurigai sebagai tempat perindukan larva nyamuk Anopheles spp.. Kuisioner digunakan untuk mengidentifikasi perilaku pemakaian kelambu. Data dianalisis menggunakan program SPSS. Hasil : Hanya satu nyamuk Anopheles spp. betina ditemukan sekitar pukul 01.00 saat resting time dan di dalam rumah. Larva nyamuk Anopheles spp ditemukan di sawah,kolam persiapan budidaya ikan, dan di genangan air di dekat jalan secara berurutan sebesar 100% (2/2), 100% (3/3), dan 50% (1/2). Perilaku pemakaian kelambu dalam skoring di desa Runut berturut-turut adalah sangat baik sebesar 96,2% (52/54), baik atau cukup sebesar 1,9 (1/54), dan buruk sebesar 1,9% (1/54)Kesimpulan : Sawah dan kolam persiapan budidaya ikan merupakan habitat yang ideal bagi larva nyamuk Anopheles spp. dan nyamuk Anopheles spp. mulai aktif sekitar pukul 01.00 WITA dan menyukai di dalam rumah, di desa Runut. Perilaku penggunaan kelambu di desa Runut memberikan gambaran bahwa masyarakat menggunakan kelambu dengan baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.PD.210-18 Muh d
Uncontrolled Keywords: BREEDING PLACE OF LARVAE, ANOPHELES SPP. MOSQUITOES, USE OF INSECTICIDETREATED NET, RUNUT VILLAGE
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Gery Morales Munthe, 011511133180UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSukmawati Basuki, Dr., dr., M.ScUNSPECIFIED
ContributorBudi Utomo, Dr., dr., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Andri Yanti
Date Deposited: 07 Jan 2019 07:41
Last Modified: 08 Jan 2019 02:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/77746
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item