UJI VIABILITAS EKSTRAK DAUN ECENG GONDOK (EICHORNIA CRASSIPES) TERHADAP VIABILITAS SEL FIBROBLAST GINGIVA MANUSIA

Ully Nafisah Wardi, 021511133004 (2018) UJI VIABILITAS EKSTRAK DAUN ECENG GONDOK (EICHORNIA CRASSIPES) TERHADAP VIABILITAS SEL FIBROBLAST GINGIVA MANUSIA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_KG 129_18 War u.pdf

Download (56kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_KG 129_18 War u.pdf
Restricted to Registered users only until 8 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit periodontal merupakan penyakit inflamasi kronis yang diakibatkan oleh kolonisasi bakteri yang mempengaruhi jaringan lunak dan jaringan keras yang menyangga gigi, inflamasi dan reasorbsi tulang alveolar merupakan tanda-tanda dari penyakit periodontal. Fibroblast juga berperan memproduksi dan mempertahankan matriks ekstraseluler, proliferasi sel, dan diferensiasi sel sebagai respon terhadap cedera jaringan yang berkepanjangan dan radang kronis. Fibroblast memegang peranan penting pada proses penyembuhan luka. Komponen pada eceng gondok yang sangat bermanfaat bagi kesehatan seperti fenol, alkaloid, flavonoid, tannin. Oleh karena itu penggunaaan dari ekstrak tanaman harus diuji terlebih dahulu salah satunya adalah dengan uji viabilitas sesuai dengan syarat dan material dibidang kedokteran gigi, uji viabilitas merupakan uji berbasis sel yang sering digunakan untuk skrining senyawa untuk menentukan apakah senyawa uji memiliki efek terhadap proliferasi sel atau menunjukkan efek sitotoksik langsung yang akhirnya menyebabkan kematian sel. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak daun eceng gondok yang dapat mempertahankan viabilitas sel fibroblast gingiva manusia selama 24 jam. Metode: Kultur sel primer gingiva manusia dipanen, diletakkan dalam microplate 96 well. Masing-masing well di microplate diberi ekstrak daun eceng gondok dengan konsentrasi 1 mg/ml, 0.5 mg/ml, 0.25 mg/ml, 0.25 mg/ml, 0.125 mg/ml, 0.0625 mg/ml, 0.0312 mg/ml, 0.0156 mg/ml selama 24 jam. MTT assay dilakukan dengan menambahkan larutan MTT setelah 24 jam inkubasi. Nilai densitas optikal formazan dibaca dengan ELISA reader dengan panjang gelombang 590 nm, viabilitas diperoleh dengan menghitung rumus viabilitas. Hasil: Viabilitas sel fibroblast gingiva manusia baik mulai pada kelompok perlakuan 0.125 mg/ml, 0.0625 mg/ml, 0.0312 mg/ml dan 0.0156 mg/ml. Simpulan: Viabilitas sel fibroblast gingiva manusia tertinggi pada kelompok perlakuan 0.0156 mg/ml sebesar 75.98%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG 129/18 War u
Uncontrolled Keywords: Ekstrak daun eceng gondok, Sel fibroblast gingiva manusia, Viabilitas, MTT assay.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Ully Nafisah Wardi, 021511133004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorNoer Ulfah, drg., M.Kes., Sp.Perio (K)UNSPECIFIED
ContributorAgung Krismariono, Dr. drg., M.Kes., Sp.Perio (K)UNSPECIFIED
Depositing User: Novita
Date Deposited: 08 Jan 2019 08:07
Last Modified: 08 Jan 2019 08:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/77886
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item