Perbandingan Prevalensi Giardiasis dan Stutus Gizi Anak pada Derah dengan Akses Jamban Sehat Kurang Memadai dan Memadai

Zaidan Arifiansyah Bachtiar, NIM011511133154 (2018) Perbandingan Prevalensi Giardiasis dan Stutus Gizi Anak pada Derah dengan Akses Jamban Sehat Kurang Memadai dan Memadai. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
FK PD 174 Bac p abstrak.pdf

Download (33kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FK PD 174 Bac p.pdf
Restricted to Registered users only until January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Giardiasis merupakan infeksi terhadap saluran pencernaan yang disebabkan oleh protozoa usus Giardia lamblia. Giardiasis menjadi masalah baik negara tropis maupun subtropis. Laporan CDC (2012) menyebutkan bahwa sasaran utama dari infeksi giardiasis adalah anak usia 1 – 9 tahun. Gejala giardiasis yaitu diare disertai tinja berwarna kuning yang mengandung lemak dan bahkan dapat terjadi malnutrisi karena kegagalan absorbssi lemak dan vitamin, namun gejala asimtomatis merupakan hal yang paling sering ditemukan (Burret, 2018). Salah satu faktor risiko giardiasis yaitu rumah tanpa jamban, dikarenakan kista yang terdapat dalam tinja akan bertransmisi lewat tanah maupun air ke makanan atau minuman. Penelitian yang membandingkan prevalensi Giardia lamblia antara 2 daerah dengan akses jamban sehat kurang memadai dan memadai belum pernah dilakukan sebelumnya. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan prevalensi infeksi Giardia lamblia, status gizi dan faktor resiko pada daerah dengan akses akses jamban sehat kurang memadai (pulau Mandangin) dan memadai (kelurahan Mojo). Penelitian menggunakan metode analitik observasional dengan desain cross sectional. Penelitian dilakukan di pulau Mandangin pada bulan Juni 2017 dan dilakukan di kelurahan Mojo pada bulan Mei 2018. Giardia lamblia diidentifikasi dengan pemeriksaan tinja siswa di bawah mikroskop cahaya menggunakan metode direct smear. Status gizi siswa dinilai dengan menghitung Body Mass Index (BMI). Faktor risiko diidentifikasi dengan menggunakan kuesioner. Sampel tinja dan kuesioner dikumpulkan dari siswa SD dengan persetujuan orang tua (informed consent). Siswa yang ikut serta berjumlah 45 siswa di pulau Mandangin dan 55 siswa di kelurahan Mojo. Pemeriksaan warna tinja , 2 sampel tinja yang berasal dari pulau Mandangin sulit untuk diidentifikasi, sehingga hanya 43 sampel asal pulau Mandangin dan 55 samppel asal kelurahan Mojo yang bisa diidentifikasi. Warna tinja antar kedua daerah memiliki perbedaan distribusi yang signifikan (p=0,017, chi-square test). Di pulau Mandangin, 5 sampel tidak dapat diidentifikasi konsistensinya, sehingga hanya 40 sampel asal pulau Mandangin dan 55 sampel asal kelurahan Mojo yang dapat diidentifikasi. Konsistensi tinja antar kedua daerah memiliki perbedaan yang signifikan (p<0,0001, chi-square test). Giardia lamblia ditemukan sebanyak 12 tinja siswa di pulau Mandangin (1/55, 1,8%) dan 1 tinja siswa di kelurahan Mojo (13/45, 28,9%). Prevalensi giardiasis pada siswa di pulau Mandangin berbeda signifikan dengan siswa di kelurahan Mojo (p<0,0001, chi-square test). Status gizi siswa pulau Mandangin kategori sangat kurus, kurus, normal, gemuk, dan obesitas berurutan sebesar (3/45, 6,7%) (4/45, 8,9%) (33/45, 73,3%) (4/45, 8,9%) (1/45, 2,2%). Status gizi siswa kelurahan Mojo kategori sangat kurus, kurus, normal, gemuk, dan obesitas berurutan sebesar: (1/55, 1,8%) (2/55, 3,6%) (34/55, 61,8%) (7/55, 12,7%) (11/55, 20%). Status gizi siswa antar kedua daerah berbeda signifikan (p=0,003, mann-whitney test). Prevalensi giardiasis terhadap status gizi siswa di pulau Mandangin terdapat dalam kategori: kurus (1/4, 25%), normal (8/33, 24,2%), dan gemuk (4/4, 100%) sedangkan di kelurahan Mojo siswa terinfeksi giardiasis hanya terdapat dalam kategori normal (1/34, 2,94%). Prevalensi giardiasis terhadap status gizi siswa kategori normal di pulau Mandangin dengan kelurahan Mojo berbeda signifikan (p=0,021, chi-square test). Prevalensi parasit usus lain yaitu Blastocystis spp memiliki perbedaan yang signifikan antara pulau Mandangin dengan kelurahan Mojo yaitu (p=0,008, chi-square test), sedangkan Entamoeba coli tidak didapatkan perbedaan yang signifikan antara pulau Mandangin dengan kelurahan Mojo (p=0,114, chi-square test). Terdapat perbedaan signifikan mengenai distribusi kebiasaan buang air besar di jamban rumah sendiri dengan tempat lain (jamban umum, sungai/laut, dan tanah/pasir) pada kedua daerah (p<0,0001, chi-square test). Distribusi jenis sumber air bersih antara penggunaan air PDAM dengan air bukan PDAM (air laut,air sungai, dan air sumur) pada kedua daerah berbeda signifikan (<0,0001, chi-square test). Perbedaan prevalensi giardiasi antara pulau Mandangin dengan kelurahan Mojo dipengaruhi oleh: kebiasaan buang air besar siswa, kebiasaan bermain siswa dan sumber air bersih sehari hari. Perbedaan status gizi antara kedua daerah tidak hanya dipengaruhi oleh infeksi parasit usus, melainkan asupan, factor yang mempengaruhi kondisi asupan ana antara lain: perbedaan akses informasi, tingkat pendidikan orang tua, lingkungan fisik, dan keadaan sosial ekonomi Penyuluhan terkait infeksi parasit usus, higiene, sanitasi, sumber air bersih serta pola pemberian nutrisi seimbang pada anak perlu dilakukan untuk menurunkan prevalensi parasit usus dan meningkatkan status gizi anak daerah tersebut. Perlu dilakukan studi lanjut pada infeksi Giardia lamblia dan Blastocystis spp khususnya di pulau Mandangin. Fokus studi adalah untuk mengidentifikasi metode transmisi dan faktor resiko yang menyebabkan tingginya prevalensi infeksi parasit tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.PD.174/18 Bac p
Uncontrolled Keywords: Giardiasis, Nutritional Status, Children, Toilet Access
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA773-788 Personal health and hygiene
T Technology > TX Home economics > TX341-641 Nutrition. Foods and food supply
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Zaidan Arifiansyah Bachtiar, NIM011511133154NIM011511133154
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSukmawati Basuki, Dr., dr., M.Sc.UNSPECIFIED
ContributorBudiono, dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 16 Jan 2019 00:30
Last Modified: 16 Jan 2019 00:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78173
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item