EFEKTIVITAS PEMBERIAN EKSTRAK BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus) SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA BAKTERI PENYEBAB PENYAKIT PERIODONTAL

BELLA PRIMORDIO CIDA, 021511133022 (2018) EFEKTIVITAS PEMBERIAN EKSTRAK BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus) SEBAGAI ANTIBAKTERI PADA BAKTERI PENYEBAB PENYAKIT PERIODONTAL. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_KG.116 18 Cid e.pdf

Download (186kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_KG.116 18 Cid e.pdf
Restricted to Registered users only until 10 January 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Periodontitis adalah peradangan yang mengenai jaringan pendukung gigi, disebabkan oleh mikroorganisme dan dapat menyebabkan kerusakan yang progresif pada ligamen periodontal, tulang alveolar dan disertai dengan pembentukan poket. Plak dan akumulasi kalkulus serta bakteri merupakan penyebab utamanya. Bakteri yang paling kuat mengimplikasi penyakit periodontal adalah Aggregatibacter actinomycetemcomitans (Aa) dan Porphyromonas gingivalis (Pg). Penggunaan obat sintetis tidak hanya mahal untuk pengobatan suatu penyakit tetapi juga memiliki toksisitas dan efek samping yang merugikan. Abelmoschus esculentus (Okra) menjadi alternatif obat herbal yang memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangkan obat baru yang sangat bermanfaat untuk pengobatan dan agen antibakteri. Okra mengandung komponen metabolit sekunder seperti alkaloid, terpenoid, flavonoid, dan lain-lain dimana senyawa tersebut terkenal dengan sifat antibakterinya. Selain itu okra juga memiliki kandungan nutrisi yang dapat membantu meningkatkan kesehatan. Tujuan: Untuk membuktikan bahwa pemberian ekstrak buah okra efektif sebagai antibakteri pada bakteri penyebab penyakit periodontal. Metode: Pengujian sifat antibakteri oleh ekstrak buah okra dilakukan menggunakan metode serial dilution dan dibiakkan pada media Mueller Hinton dengan Minimum Inhibitory Concentration (MIC) dan Minimum Bacteriocidal Concentration (MBC) sebagai indikatornya. Data penelitian dianalisis menggunakan ANOVA serta HSD. Hasil: Ada perbedaan efektivitas yang signifikan antar kelompok penelitian dengan MIC 3,125% dan MBC 6,25%. Kesimpulan: Ekstrak buah okra efektif sebagai antibakteri pada bakteri penyebab penyakit periodontal, yaitu pada bakteri Aa dan Pg dengan MIC pada konsentrasi 3,125 % dan MBC pada konsentrasi 6,25 %.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KKA KG.116/18 Cid e
Uncontrolled Keywords: Ekstrak buah okra, antibakteri, penyakit periodontal, Aggregatibacter actinomycetemcomitans, Porphyromonas gingivalis
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
BELLA PRIMORDIO CIDA, 021511133022UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMuhammad Luthfi, Dr., drg., M.KesUNSPECIFIED
ContributorYuliati,, drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 10 Jan 2019 03:05
Last Modified: 10 Jan 2019 07:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78191
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item