PENGARUH MANIPULASI SPORT MASSAGE TERHADAP CREATINE KINASE SERUM, RANGE OF MOTION (ROM), DAN INTENSITAS NYERI SETELAH AKTIVITAS EKSENTRIK

MOCHAMAD AZHAR ILMI, 011614553008 (2018) PENGARUH MANIPULASI SPORT MASSAGE TERHADAP CREATINE KINASE SERUM, RANGE OF MOTION (ROM), DAN INTENSITAS NYERI SETELAH AKTIVITAS EKSENTRIK. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
TKO. 15-18 Ilm p Abstrak.pdf

Download (25kB)
[img] Text (Fulltext)
TKO. 15-18 Ilm p.pdf
Restricted to Registered users only until 10 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Aktivitas eksentrik adalah jenis aktivitas resistance yang sering menimbulkan rasa nyeri dan kerusakan otot. Jenis penelitian yang akan dilakukan adalah penelitian eksperimen, dengan desain penelitian randomized pre test and post test group design. Manipulasi sport massage diberikan 6 jam setelah aktivitas eksentrik. Manipulasi sport massage dibagi menjadi 4 kelompok, kelompok manipulasi effleurage, petrissage, shaking, tapotement dan 1 kelompok kontrol. Dalam penelitian ini pemeriksaan jumlah creatine kinase dalam serum dilakukan di laboratorium. Pengukuran range of motion (ROM) menggunakan goniometer. Pengkuran intensitas nyeri mengunakan kriteria objektif nyeri melalui visual analogue scale (VAS). Dari hasil penelitian diketahui bahwa pemberian manipulasi sport massage pada kelompok perlakuan manipulasi effleurage, petrissage, shaking, tapotement dan kontrol 6 jam setelah aktivitas eksentrik dapat meningkatkan range of motion (ROM) sendi lutut (9,33 ± 7,0510; 13,00 ± 8,4620; 13,00 ± 7,5830; 8,20 ± 6,0990; 3,17 ± 2,2230) dengan nilai p = 0,019 pada jam ke 24. Pemberian manipulasi sport massage pada kelompok perlakuan manipulasi effleurage, petrissage, shaking, tapotement dan kontrol 6 jam setelah aktivitas eksentrik dapat menurunkan intensitas nyeri (2,17 ± 0,753; 1,50 ± 0,837; 2,20 ± 0,837; 1,40 ± 0,548; 3,83 ± 0,753) dengan nilai p = 0,001 pada jam ke 24. Pemberian manipulasi sport massage pada kelompok perlakuan manipulasi effleurage, petrissage, shaking, tapotement dan kontrol 6 jam setelah aktivitas eksentrik tidak dapat menurunkan jumlah creatine kinase dalam serum (9,33 ± 7,051 U/l; 13,00 ± 8,462 U/l; 13,00 ± 7,583 U/l; 8,20 ± 6,099 U/l; 3,17 ± 2,223 U/l) dengan nilai p = 0,525 pada jam ke 24.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKO. 15-18 Ilm p
Uncontrolled Keywords: sport massage, aktivitas eksentrik, creatine kinase serum, ROM sendi lutut, intensitas nyeri
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > Including massage, exercise, occupational therapy, hydrotherapy, phototherapy, radiotherapy, thermotherapy, electrotherapy
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MOCHAMAD AZHAR ILMI, 011614553008UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBambang Purwanto, Dr., dr., M.Kes.UNSPECIFIED
ContributorDamayanti Tinduh, Dr., dr., Sp.KFR.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 10 Jan 2019 03:51
Last Modified: 10 Jan 2019 03:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78223
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item