PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus) TERHADAP PROLIFERASI FIBROBLAS DAN ANGIOGENESIS PADA LUKA PASCA PENCABUTAN GIGI TIKUS WISTAR

YUNIAR ALIYAH RISKY, 021511133129 (2018) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK BUAH OKRA (Abelmoschus esculentus) TERHADAP PROLIFERASI FIBROBLAS DAN ANGIOGENESIS PADA LUKA PASCA PENCABUTAN GIGI TIKUS WISTAR. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK KG 137_18 Ris p.pdf

Download (146kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT KG 137_18 Ris p.pdf
Restricted to Registered users only until 10 January 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ekstraksi gigi adalah suatu prosedur dental untuk mengeluarkan gigi dari soket tulang alveolar. Proses pencabutan gigi menyebabkan kerusakan jaringan keras maupun jaringan lunak, sehingga tubuh akan merespon secara fisiologis dengan penyembuhan luka. Proses penyembuhan luka setelah pencabutan gigi merupakan proses kompleks dan dinamis yang bertujuan untuk mengembalikan kondisi jaringan seperti semula. Proses ini melibatkan regenerasi epitel maupun pembentukan jaringan ikat. Proses penyembuhan luka terbagi atas beberapa fase salah satunya fase proliferasi fibroblas yang merupakan salah satu fase penting dalam proses penyembuhan luka. Buah okra mengandung saponin, tannin, flavonoid dan alkaloid yang memiliki efek antiinflamasi, antibakteri, antioksidan, dan dapat menstimulasi angiogenesis sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Tujuan: Untuk mengetahui bahwa pemberian ekstrak buah okra (Abelmoschus esculentus) dapat meningkatkan proliferasi fibroblas dan angiogenesis pada luka pasca pencabutan gigi tikus wistar. Metode: 18 ekor tikus wistar dibagi menjadi 2 kelompok; kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Ekstrak buah okra 30% diberikan pada kelompok perlakuan. Jumlah fibroblas dan angiogenesis dihitung secara statistik menggunakan One Way ANOVA dan Tukey HSD. Hasil: Terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok hari ke-3 terhadap kelompok hari ke-5 dan 7, namun tidak didapatkan suatu perbedaan yang signifikan pada kelompok hari ke-5 terhadap kelompok hari ke-7. Kesimpulan: Gel ekstrak buah okra 30% dapat meningkatkan proliferasi fibroblas dan angiogenesis pada proses penyembuhan luka pasca ekstraksi gigi tikus wistar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG 137/18 Ris p
Uncontrolled Keywords: Ekstraksi gigi, penyembuhan luka, fibroblas, angiogenesis, buah okra.
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
YUNIAR ALIYAH RISKY, 021511133129UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMuhammad Luthfi, Dr., drg., M.KesUNSPECIFIED
ContributorWisnu Setyari Juliastuti, drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Novita
Date Deposited: 10 Jan 2019 08:12
Last Modified: 10 Jan 2019 08:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78310
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item