PENGARUH TERAPI AKUPUNKTUR PADA TITIK LIANGMEN (ST 21), ZHAOHAI (KI 6), XINGJIAN (LR 2), DAN GUANYUAN (CV 4) SERTA HERBAL DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) PADA PENANGANAN NYERI HAID

ROHIMATUL FAIZAH, 151510413021 (2018) PENGARUH TERAPI AKUPUNKTUR PADA TITIK LIANGMEN (ST 21), ZHAOHAI (KI 6), XINGJIAN (LR 2), DAN GUANYUAN (CV 4) SERTA HERBAL DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) PADA PENANGANAN NYERI HAID. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
Abstrak FV.TA.PT. 11 18 Fai p.pdf

Download (17kB)
[img] Text (FULLTEXT)
Fulltext FV.TA.PT. 11 18 Fai p.pdf
Restricted to Registered users only until 14 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dismenorea adalah nyeri perut yang berasal dari kram rahim yang terjadi selama haid. Rasa nyeri timbul bersamaan dengan permulaan haid dan berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari hingga mencapai puncak nyeri. Dismenore terbagi menjadi dismenore primer dan sekunder. Menurut TCM, dismenore dalam bahasa China disebut dengan Tong jing disebabkan oleh serangan dingin dan staqnasi Qi hati selama menstruasi, akibatkan staqnasi darah atau defisiensi darah. Diferensiasi sindrom nyeri haid terbagi menjadi 4, yaitu Defisiensi Qi dan Darah, Stagnasi Qi dan darah, akumulasi lembab dingin dan Defisiensi hati dan ginjal. Pada kasus nyeri haid ini pasien merasakan nyeri dengan skala 8 (skala 0-10) serta berdasarkan gejala yang mengikuti dapat disimpulkan kedalam sindrom defisiensi hati dan ginjal. Faktor defisiensi hati dan ginjal salah satu disebabkan ekses lambung. Pasien mendapatkan penanganan dengan prinsip sedasi lambung, tonifikasi hati dan ginjal. Titik akupunktur yang digunakan antara lain Liangmen (ST 21), Zhaohai (KI 6), Xinjiang (LR 2), Guanyuan (CV 4) serta pemberian herbal daun pepaya (Carica papaya L.). Tujuan dilakukan studi kasus ini untuk mengetahui pengaruh terapi akupunktur titik Liangmen (ST 21), Zhaohai (KI 6), Xinjiang (LR 2), Guanyuan (CV 4) serta pemberian herbal daun pepaya (Carica papaya L.) pada penanganan nyeri haid. Hasil terapi kombinasi akupunktur titik Liangmen (ST 21), Zhaohai (KI 6), Xinjiang (LR 2), Guanyuan (CV 4) serta pemberian herbal daun pepaya (Carica papaya L.) pada penanganan nyeri haid mengalami perubahan nyeri dari skala 8 menjadi skala 5 beserta gejala yang mengikuti berkurang.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.TA.PT. 11/18 Fai p
Uncontrolled Keywords: Terapi akupunktur, pengobatan herbal
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM182-190 Other therapeutic procedures Including acupuncture, pneumatic aspiration, spinal puncture, pericardial puncture
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Pengobat Tradisional
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ROHIMATUL FAIZAH, 151510413021UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorArio Imandiri, , dr., Sp.Ak.UNSPECIFIED
ContributorRakhmawati, Dra. , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 10 Jan 2019 08:43
Last Modified: 14 Jan 2019 02:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78327
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item