PENGHITUNGAN JUMLAH KOLONI BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS PADA PLAK GIGI PENDERITA ORTODONSI PEMAKAI CINCIN ELASTOMER DAN KAWAT LIGATUR MENGGUNAKAN METODE OBJECT DESCRIPTION

Puteri Rahmadani, 081411731009 (2018) PENGHITUNGAN JUMLAH KOLONI BAKTERI STREPTOCOCCUS MUTANS PADA PLAK GIGI PENDERITA ORTODONSI PEMAKAI CINCIN ELASTOMER DAN KAWAT LIGATUR MENGGUNAKAN METODE OBJECT DESCRIPTION. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK ST.T 58 18 Rah p.pdf

Download (102kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT ST.T 58 18 Rah p.pdf
Restricted to Registered users only until 10 January 2020.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Peningkatan koloni bakteri Streptococcus mutans serta Lactobacilli pada plak gigi sering terjadi pada saat perawatan ortodonti dibandingkan pada saat sebelum maupun sesudah perawatan. Selama ini analisis medis banyak membantu para dokter gigi untuk pengambilan sample yang digunakan untuk penelitiannya. Sample tersebut dipergunakan untuk menganalisis, mendeteksi bahkan menghitung banyaknya jumlah bakteri yang berada didalam rongga mulut. Object yang digunakan pada penelitian ini ialah citra koloni bakteri Streptococcus mutans yang penempatannya pada media (TYC Agar). Koloni bakteri tersebut diambil dari penderita ortodonti yang pemakai peranti dengan menggunakan pengikatan cincin elastomer dan kawat ligatur. Sebuah penelitian ini mengenai penghitungan jumlah koloni bakteri menggunakan metode object description. Metode object description merupakan suatu metode yang dapat mengetahui ciri-ciri dari object yang digunakan, seperti mengetahui ukuran dari diameter, perimeter dan roudness. Untuk penghitungan jumlah koloni bakteri Streptococcus mutans dilakukan melalui proses pengolahan citra digital diantaranya adalah Preprocessing Image, segmentasi, ekstraksi (menentukan diameter,perimeter, dan eccentricity), dan klasifikasi K- Nearest Neighbor (KNN). Perbandingan antara hasil citra masukan, yakni citra asli, citra acuan hasil segmentasi (konsultan medis), dan citra mask (crop) dengan prediction klasifikasi akan menentukan nilai tingkat akurasi. Hasil penghitungan koloni bakteri Streptococcus mutans yang didapat pada penderita ortodonsi pemakai kawat ligatur lebih sedikit dibandingkan kandidat pada penderita ortodonsi pemakai cincin elastomer. Diperoleh Akurasi yang dihasilkan oleh sistem klasfisikasi dengan metode K- Nearest Neighbor (KNN) untuk penghitungan jumlah koloni bakteri Streptococcus mutans pada cincin elastomer adalah 97,85%, sedangkan akurasi pada kawat ligatur adalah 97,71%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK ST.T 58/18 Rah p
Uncontrolled Keywords: Streptococcus mutans, Cincin Elastomer, Kawat Ligature, K-Nearest Neighbor (KNN).
Subjects: Q Science > QC Physics > QC1-999 Physics
Q Science > QC Physics > QC170-197 Atomic physics Constitution and properties of matter Including molecular physics, relativity, quantum theory, and solid state physics
R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Tekno Biomedik
Creators:
CreatorsEmail
Puteri Rahmadani, 081411731009UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRiries Rulaningtyas, Dr. , S.T, M.T.UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 10 Jan 2019 08:49
Last Modified: 10 Jan 2019 08:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78329
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item