ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA KEPITING BAKAU (Scylla sp.) DI SUNGAI WONOREJO, SURABAYA

NURDINATTI, 141411133029 (2018) ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA KEPITING BAKAU (Scylla sp.) DI SUNGAI WONOREJO, SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
PK BP 188 18 Nur a ABSTRAK.pdf

Download (91kB)
[img] Text (FULLTEXT)
PK BP 188 18 Nur a.pdf
Restricted to Registered users only until 11 January 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perairan Wonorejo memiliki potensi untuk mengakumulasi beban antropogenik yang dibawa dari tiga aliran sungai besar di Surabaya (Sari dkk, 2017). Logam berat merupakan salah satu bahan potensi pencemar yang ditemukan di Perairan Wonorejo. Salah satu logam berat yang akan menyebabkan gangguan pertumbuhan hingga kematian bagi biota yang tercemar adalah timbal (Pb). Kepiting bakau (Scylla sp.) merupakan salah satu organisme yang hidupnya di daerah mangrove, sungai yang berdasarkan substrat atau lumpur. Kepiting sering dijadikan sebagai bioindikator perairan karena mampu mengakumulasi logam berat yang cukup tinggi dibandingkan dengan biota lainnya (Sandro dkk 2013). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2018 dengan pengambilan sampel di tiga stasiun dengan waktu setiap minggu selama tiga kali. Analisis logam berat timbal (Pb) pada kepiting bakau (Scylla sp.), air dan sedimen dilakukan di Laboratorium Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Metode peneltian menggunakan metode observasi yang dilalukan di perairan dan tambak di Wonorejo Surabaya. Sampel daging kepiting bakau, air dan sedimen diuji menggunakan alat Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Parameter penunjang yang diamati pada penelitian ini berupa suhu, pH dan salinitas. Analisis data menggunakan perangkat program Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22 untuk mengetahui korelasi. Hasil kandungan kadar logam berat timbal (Pb) pada kepiting bakau antara 0,171-0,218 mg/kg dimana nilai kedua kadar ini masih berada di bawah ambang batas baku mutu logam berat Pb pada kepiting yaitu 0,5 mg/kg (SNI 7387: 2009). Kandungan Pb pada air sungai di Wonorejo yaitu antara 0,52-0,97 mg/ml dan pada sedimen antara 1,711-2.114 mg/kg. Korelasi antara hubungan kandungan Pb pada air dengan Pb pada kepiting bakau di sungai Wonorejo koefisien korelasi sebesar 0,502 yang menunjukkan bahwa hubungan keduanya cukup kuat. Korelasi hubungan kandungan Pb pada sedimen dengan Pb pada kepiting bakau di sungai Wonorejo koefisien korelasi sebesar 0,722 yang menunjukkan bahwa hubungan keduanya kuat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 188/18 Nur a
Uncontrolled Keywords: ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA KEPITING BAKAU (Scylla sp.) DI SUNGAI WONOREJO, SURABAYA
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsEmail
NURDINATTI, 141411133029UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorBoedi Setya Rahardja, , Ir., MPUNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 11 Jan 2019 06:33
Last Modified: 11 Jan 2019 06:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78417
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item