PREVALENSI DAN INTENSITAS EKTOPARASIT PADA BENIH UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI TAMBAK DAN HATCHERY = PREVALENCE AND INTENSITY OF EKTOPARASITE ON PACIFIC WHITE SHRIMP (Litopenaeus vannamei) SEEDS FROM POND AND HATCHERY

TONY HIDAYAT, 141411131148 (2018) PREVALENSI DAN INTENSITAS EKTOPARASIT PADA BENIH UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DI TAMBAK DAN HATCHERY = PREVALENCE AND INTENSITY OF EKTOPARASITE ON PACIFIC WHITE SHRIMP (Litopenaeus vannamei) SEEDS FROM POND AND HATCHERY. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (32kB)
[img] Text (FULL TEXT)
PK. BP. 160-18 Hid p.pdf
Restricted to Registered users only until 11 January 2022.

Download (829kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu spesies udang yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan komoditas unggulan nasional. Udang yang dihasilkan negara-negara Asia untuk dunia saat ini sekitar 77%, Indonesia merupakan salah satu penghasil udang terbesar. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendata pada tahun 2013 kapsitas ekspor hasil perikanan Indonesia mencapai 802.000 ton dengan nilai US$ 2,6 Miliar. Sebagian besar berasal dari komoditas udang, yaitu mencapai US$ 997 Juta. Produksi udang selalu terjadi peningkatan dari tahun 2012 sampai dengan 2015 berturut-turut. Keunggulan udang vaname jika dibandingankan dengan udang windu, yaitu dapat hidup dengan kisaran salinitas yang rentang 0,5-45 ppt, padat tebar yang tinggi hingga lebih dari 150 ekor/m2, tahan terhadap kualitas lingkungan yang rendah, dan waktu untuk pemeliharaan per siklus lebih cepat sekitar 90-100 hari. Tingkat keberhasilan budidaya udang vaname ditentukan oleh keberhasilan hatchery dalam menghasilkan benih yang berkualitas dan bebas dari penyakit. Umumnya produksi benih dapat dilakukan di hatchery dan hasil pembesaran di tambak yang disebut dengan istilah penggelondongan. Hatchery merupakan tempat pembenihan mulai dari induk menghasilkan telur hingga postlarva. Salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan adalah penyakit parasiter pada udang vaname disebabkan oleh ektoparasit. Tingginya infestasi ektoparasit dapat menyebabkan meningkatnya kematian serta berdampak kerugian pada organisme. Beberapa genus dari kelas Ciliata yang sering menginfestasi udang vaname yaitu Epistylis, Zoothamnium, dan Vorticella. Prevalensi dan intensitas ektoparasit yang menginfestasi benih udang vaname asal tambak lebih tinggi dibandingkan dengan benih udang vaname asal hatchery. Prevalensi benih udang yang terifestasi ektoporasit tertinggi adalah pada benih asal tambak yaitu sebesar 100%, prevalensi Zoothamnium maupun Vorticella 100% termasuk dalam kategori terinfestasi sangat parah (Always). Pervalensi benih udang vaname asal hatchery sebesar 15% termasuk dalam kategori terinfestasi sering (Often), Vorticella 12,5% masuk dalam kategori terinfestasi sering (Often), dan Zoothamnium 5% masuk dalam kategori terinfestasi kadang (Occasional). Intesitas ektoparasit yang menyerang benih udang asal tambak 81.9 individu/ekor termasuk dalam kategori parah, Zoothamnium 51,35 individu/ekor termasuk dalam kategori parah, dan Vorticella 30,675 individu/ekor termasuk dalam kategori sedang. Intesitas ektoparasit yang menyerang benih udang asal hatchery termasuk dalam kategori rendah sebesar 2 individu/ekor, Zoothamnium 2 individu/ekor, dan Vorticella 3 individu/ekor.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP. 160/18 Hid p
Uncontrolled Keywords: udang vaname, ektoparasit
Subjects: S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF810 Veterinary parasitology
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsEmail
TONY HIDAYAT, 141411131148UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarno, Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
ContributorGunanti Mahasri, Dr. Ir., , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 11 Jan 2019 07:28
Last Modified: 11 Jan 2019 07:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78434
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item