PENANGANGAN KELEBIHAN BERAT BADAN DENGAN TERAPI KOMBINASI AKUPUNKTUR PADA TITIK SHENSHU (BL23), PISHU(BL20), TIANSHU (ST25) DAN TEH HIJAU (CAMELLIA SINENSIS)

IMTIHANA MAULIDYAH, 151510413020 (2018) PENANGANGAN KELEBIHAN BERAT BADAN DENGAN TERAPI KOMBINASI AKUPUNKTUR PADA TITIK SHENSHU (BL23), PISHU(BL20), TIANSHU (ST25) DAN TEH HIJAU (CAMELLIA SINENSIS). Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
FV.TA.PT.25-18 Mau p abstrak.pdf

Download (16kB)
[img] Text (fulltext)
FV.TA.PT.25-18 Mau p.pdf
Restricted to Registered users only until 13 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kelebihan berat badan merupakan status gizi tidak seimbang akibat asupan gizi yang berlebihan sehingga menghasilkan ketidakseimbangan energi antara konsumsi makanan dan pengeluaran energi. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kelebihan berat badan antara lain: a. faktor genetik, b. faktor lingkungan, c. factor psikis, d. faktor obat-obatan, dan e. faktor perkembangan. Terdapat pula faktor resiko yang menimbulkan penyakit lain, antara lain: a. diabetes, b. tekanan darah tinggi, c. stroke, d. serangan jantung atau gagal jantung, dll. Parameter untuk menentukan kelebihan berat badan ialah dengan melakukan pemeriksaan antropometris yang meliputi pengukuran tinggi, berat badan, dan lingkar perut. Tujuan dari studi kasus ini adalah untuk mengetahui efek terapi kombinasi akupunktur pada titik shenshu (Bl23), pishu (Bl20), tianshu (ST25) dan teh hijau (Camellia sinensis). Pada studi kasus kelebihan berat badan ini, pasien mengalami sindrom defisiensi yang limpa dan ginjal. Pasien mendapatkan terapi akupuntur pada titik shenshu (Bl23), pishu (Bl20), tianshu (ST25) berfungsi untuk menambah Qi atau Yang pada limpa dan ginjal dengan cara di tonifikasi serta seduhan daun teh hijau (Camellia sinensis) yang mengandung epigallocatechin gallate (EGCG) Caffein, dan L- theanine yang dapat digunakan untuk menurunkan berat badan. Terapi akupunktur diberikan sebanyak 12 kali terapi selama 28 hari dan seduhan daun teh hijau (Camellia sinensis) diberikan 2x sehari selama 28 hari. Hasil studi kasus pasien mengalami penurunan berat badan sebesar 2,6 % dari berat badan awal yang semula 90,6 kg menjadi 88,2 kg yang disertai dengan penurunan indeks massa tubuh, lingkar perut. Hasil ini diperoleh karena pemberian terapi akupunktur pada titik shenshu (Bl23), pishu (Bl20), tianshu (ST25) dan seduhan daun teh hijau (Camellia sinensis).

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKA KK FV.TA.PT.25/18 Mau p
Uncontrolled Keywords: berat badan, terapi kombinasi, akupuntur
Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology > RM182-190 Other therapeutic procedures Including acupuncture, pneumatic aspiration, spinal puncture, pericardial puncture
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Pengobat Tradisional
Creators:
CreatorsNIM
IMTIHANA MAULIDYAH, 151510413020UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN / NIDK
Thesis advisorTjitra Wardhani, , dr., MSUNSPECIFIED
Thesis advisorRakhmawati, Dra , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Fahimatun Nafisa Nafisa
Date Deposited: 12 Jan 2019 08:03
Last Modified: 21 Jan 2019 04:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78528
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item