PENGARUH PEMBERIAN ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA (Cocos nucifera) TERHADAP JUMLAH DIFERENSIAL LEUKOSIT IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila = EFFECT OF COCONUT SHELL (Cocos nucifera) LIQUID SMOKE TO THE NUMBER OF DIFFERENTIAL LEUKOCYTES TILAPIA (Oreochromis niloticus) WHICH INFECTED BY Aeromonas hydrophila

SUTRA MAHARDIKA, 141411131044 (2018) PENGARUH PEMBERIAN ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA (Cocos nucifera) TERHADAP JUMLAH DIFERENSIAL LEUKOSIT IKAN NILA (Oreochromis niloticus) YANG DIINFEKSI Aeromonas hydrophila = EFFECT OF COCONUT SHELL (Cocos nucifera) LIQUID SMOKE TO THE NUMBER OF DIFFERENTIAL LEUKOCYTES TILAPIA (Oreochromis niloticus) WHICH INFECTED BY Aeromonas hydrophila. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (124kB)
[img] Text (FULL TEXT)
PK. BP. 174-18 Mah p.pdf
Restricted to Registered users only until 14 January 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Budidaya ikan nila secara intensif menyebabkan timbulnya penyakit, salah satunya disebabkan A. hydrophila. Penggunaan antibiotik sebagai obat menimbulkan resistensi pada bakteri sehingga dibutuhkan bahan yang tidak menimbulkan resistensi. Asap cair merupakan campuran larutan dari dispersi asap kayu dalam air yang dibuat dengan cara mengkondensasikan asap hasil pirolisis kayu dan tempurung kelapa. Asap cair tempurung kelapa memiliki senyawa bioaktif seperti fenol, karbonil dan asam organik. Bahan tersebut berfungsi sebagai antibakteri yang berpotensi digunakan sebagai bahan pengobatan infeksi A. hydrophila pada ikan nila Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus-September 2018 di laboratorium FPK Universitas Airlangga. Penelitian dilakukan dengan menyuntikkan 0,1 ml A. hydrophila kepadatan 1,5x106 cfu/ml pada peritonial ikan nila. Pemberian asap cair diberikan melalui media pakan dengan konsentrasi 1%, 3%, 5%, 7%, dan 9%. Ikan nila dipelihara selama 1 minggu dan dilakukan penyifonan setiap hari. Pemberian pakan dilakukan dengan frekuaensi 3 kali sehari sebanyak 3% biomassa. Pengambilan darah dilakukan dengan spuit 1 cc melalui vena caudalis. Pengamatan leukosit dilakukan dengan Hematology Analyzer. Parameter yang diuji yaitu total leukosit, limfosit, monosit, dan granulosit. Hasil uji menunjukkan asap cair dapat mempengaruhi parameter perlakuan dengan hasil total leukosit 1% : 115,33 ± 0,07, 3% : 114,91 ± 0, 09, 5%: 57,12 ± 0,06, 7% : 97,13 ± 0,09, dan 9% : 82,22 ± 0,10. Presentase limfosit (%) 1% : 115,33 ± 0,07, 3% : 114,87c ± 0,09, 5% : 57,07 ± 0,06, 7% : 97,10 ± 0,09, dan 9% : 82,20 ± 0,10. Presentase monosit (%) 1% : 9,67 ± 2,08, 3% : 9,00 ± 2,65, 5% : 1,67 ± 0,58, 7% : 6,33 ± 1,15, dan 9% : 5,33 ± 2,08. Presentase granulosit (%) 1%: 5,33 ± 0,58, 3% : 4,67 ± 2,89, 5%: 1,67 ± 1,15, 7% : 2,33 ± 2,31, 9% : 4,00 ± 1,73. Konsentrasi 5% merupakan konsentrasi yang efektif menurunkan infeksi A. hydrophila pada ikan nila. Kata Kunci : Asap cair tempurung kelapa, Diferensial leukosit, Ikan nila, Aeromonas hydrophila,

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK. BP. 174/18 Mah p
Uncontrolled Keywords: Asap cair tempurung kelapa, Diferensial leukosit, Ikan nila, Aeromonas hydrophila
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture > SH151-179 Fish culture
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsEmail
SUTRA MAHARDIKA, 141411131044UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSudarno, Ir., M. Kes.UNSPECIFIED
ContributorRozi, S. Pi., M. Biotech.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 14 Jan 2019 02:51
Last Modified: 14 Jan 2019 02:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78596
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item