POLA DISTRIBUSI DAN BIOMASSA BIVALVIA DI MUARA SUNGAI JUANDA DAN SEGORO TAMBAK SEDATI, SIDOARJO, JAWA TIMUR = DISTRIBUTION PATTERNS AND BIOMASS OF BIVALVE IN JUANDA AND SEGORO TAMBAK ESTUARY SEDATI, SIDOARJO, EAST JAVA

SUCI HARTATI LIYANA, 141411133046 (2018) POLA DISTRIBUSI DAN BIOMASSA BIVALVIA DI MUARA SUNGAI JUANDA DAN SEGORO TAMBAK SEDATI, SIDOARJO, JAWA TIMUR = DISTRIBUTION PATTERNS AND BIOMASS OF BIVALVE IN JUANDA AND SEGORO TAMBAK ESTUARY SEDATI, SIDOARJO, EAST JAVA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRACT)
KKC KK PK.BP.129-18 Liy p ABSTRAK.pdf

Download (179kB)
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK PK.BP.129-18 Liy p SKRIPSI.pdf
Restricted to Registered users only until 14 January 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perairan laut Indonesia memiliki berbagai macam spesies flora dan fauna yang hidup dan berasosiasi didalamnya. Daerah muara sungai merupakan habitat dari berbagai macam organisme hewan bentik, salah satunya adalah bivalvia Kabupaten Sidoarjo memiliki wilayah pesisir yang memasuki kawasan pesisir utara Jawa Timur dan memiliki hasil tangkapan laut andalan berupa kerang dan kupang. Usaha pengambilan kerang dilakukan dengan cara tradisional, namun ekploitasi sumberdaya ini cenderung mengesampingkan prinsip-prinsip kelestarian sumberdaya alam. Banyaknya ekploitasi sumberdaya bivalvia ini dapat mempengaruhi pola distribusi dan biomassanya dalam perairan. Bivalvia adalah sejenis moluska yang hidup di perairan tawar dan laut dan umumnya sebagai mikrofagus. Pola distribusi dan biomassa bivalvia pada suatu perairan ditentukan oleh lingkungan abiotik dan biotik dan toleransi bivalvia terhadap masing-masing faktor lingkungan tersebut. Faktor abiotik diantaranya yaitu tipe substrat, arus, angin, ketersediaan makanan dan fisika kimia air seperti suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut. Faktor biotik diantaranya seperti pola siklus hidup yang berhubungan dengan pola distribusi bivalvia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola distribusi dan biomassa bivalvia di muara sungai Juanda dan Segoro Tambak, Sedati, Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian dengan analisis deskriptif adalah bivalvia yang dominan hidup di muara sungai Juanda dan Segoro Tambak yaitu Anadara granosa, Anadara inequivalvis, Anadara gubernaculum, Mactra sp. dan Paphia undulata. Identifikasi bivalvia dilakukan dengan pengamatan corak, warna, dan jumlah ruas pada cangkang yang berpedoman pada kunci identifikasi Palomers and Pauly (2018). Pola distribusi bivalvia terlihat seragam pada masing-masing stasiun dengan pengamatan secara temporal dengan nilai distribusi <1. Pola distribusi dapat dipengaruhi oleh kecepatan arus pada perairan tersebut. Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Pancawati dkk. (2014) dan Akhiranti dkk. (2014), arus merupakan faktor pembatas karena dapat mempengaruhi kehidupan bivalvia dimana arus yang kuat akan menghempaskan organisme, namun arus juga mendukung kehidupan bivalvia, karena selalu membutuhkan arus untuk memperoleh makanan. Nilai biomassa bivalvia di stasiun Segoro Tambak lebih besar dari nilai biomassa bivalvia di stasiun Juanda dengan nilai tertinggi pada bulan Maret dan nilai terendah pada bulan Januari. Tingginya biomassa tersebut dikarenakan tidak terjadi penyebaran yang tinggi pada bulan Maret. Hal tersebut didukung oleh pernyataan Dewi et al. (2017), secara umum tingginya biomassa dipengaruhi oleh kecepatan arus dan angin yang rendah sehingga menyebabkan rendahnya penyebaran biota. Kualitas lingkungan seperti BOD dan COD di stasiun Juanda lebih rendah dibanding Segoro Tambak, hal tersebut yang menyebabkan oksigen di stasiun Juanda lebih banyak mengikat BOD dan COD yang menyebabkan rendahnya biomassa bivalvia di stasiun Juanda. Hal tersebut didukung oleh pernyataan Lindawaty dkk. (2016), kandungan bahan organik yang tinggi dalam perairan menyebabkan rendahnya kadar oksigen dalam perairan tersebut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP.129/18 Liy p
Subjects: T Technology > TC Hydraulic engineering. Ocean engineering > TC530-537 River protective works. Regulation. Flood control
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsEmail
SUCI HARTATI LIYANA, 141411133046UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEndang Dewi Masithah, Dr., Ir., M.P.UNSPECIFIED
ContributorAdriana Monica Sahidu, Dr., Ir., M.Kes.UNSPECIFIED
ContributorKustiawan Tri Pursetyo, , S.Pi., M.Vet.UNSPECIFIED
Depositing User: mrs hoeroestijati beta
Date Deposited: 14 Jan 2019 06:05
Last Modified: 14 Jan 2019 06:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78680
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item