HUBUNGAN KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN JAHITAN KOMPRESI UTERUS METODE SURABAYA DENGAN FAKTOR ANTEPARTUM, INTRAPARTUM DAN POSTPARTUM PADA KASUS ATONIA UTERI DI RSUD DR SOETOMO SURABAYA PERIODE TAHUN 2012-2017

Tizar Dwi Satyoputro, dr, 011228086301 (2018) HUBUNGAN KEBERHASILAN DAN KEGAGALAN JAHITAN KOMPRESI UTERUS METODE SURABAYA DENGAN FAKTOR ANTEPARTUM, INTRAPARTUM DAN POSTPARTUM PADA KASUS ATONIA UTERI DI RSUD DR SOETOMO SURABAYA PERIODE TAHUN 2012-2017. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
TK KLI 25 18 Sat h ABSTRAK.pdf

Download (2MB)
[img] Text (FULLTEXT)
TK KLI 25 18 Sat h.pdf
Restricted to Registered users only until 15 January 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Menganalisis hubungan keberhasilan dan kegagalan jahitan kompresi uterus metode surabaya dengan faktor antepartum, intrapartum dan postpartum pada kasus atonia uteri di RSUD dr. Soetomo Surabaya periode tahun 2012-2017. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain penelitian casecontrol. Subyek penelitian adalah wanita postpartum yang mendapatkan jahitan kompresi metode surabaya pada periode 2012-2017. Data sekunder dari rekam medis dicatat, ditabulasi dan dianalisis, terdiri dari (1) faktor antepartum (usia, paritas, obesitas, kehamilan multipel, dan penyakit penyerta maternal Diabetes Mellitus, hipertensi dalam kehamilan, penyakit jantung, anemia, jaundice of pregnancy, SLE dan infeksi); (2) Intrapartum (metode persalinan, induksi persalinan) dan (3) Postpartum (interval dilakukan jahitan kompresi metode surabaya pada kasus atonia uteri yang terjadi saat SC dan pasca persalinan pervaginam). Uji logistik bivariat untuk penapisan awal dari variabel yang signifikan, kemudian dilanjutkan pengujian regresi logistik multivariat untuk mencari kekuatan hubungan antar kedua variabel. Hasil: Dari 278 pasien dilakukan jahitan kompresi uterus metode surabaya, 192 memenuhi kriteria inklusi. Dari sejumlah tersebut 32 gagal dan 160 berhasil. Uji logistik bivariat didapatkan 7 variabel signifikan (p<0,25) yaitu umur, infeksi, anemia, hipertensi dalam kehamilan, mode-of-delivery, induksi persalinan dan interval dilakukan jahitan kompresi uterus metode surabaya. Uji regresi logistik multivariat didapatkan yang berpengaruh signifikan adalah anemia (p0,016, OR4,78 CI:1.343-17.038) dan interval dilakukan jahitan kompresi metode surabaya pada kelompok >2-7 jam (p0,001, OR6,75 CI:2.249-20.406) dan kelompok >7 jam (p0,016, OR25,45 CI:2.781-232.893) dibandingkan dengan < 1 jam. Kesimpulan: Didapatkan hubungan kegagalan jahitan kompresi uterus metode surabaya pada kasus atonia uteri dengan anemia dan penundaan tindakan, baik >2-7 jam maupun kelompok >7 jam.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TK Kli 25/18 Sat h
Uncontrolled Keywords: Kegagalan jahitan kompresi uterus metode surabaya, Atonia uteri, Faktor antepartum, Faktor intrapartum, Faktor postpartum.
Subjects: R Medicine
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Tizar Dwi Satyoputro, dr, 011228086301UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAgus Sulistyono, Dr. , dr., SpOG (K)UNSPECIFIED
ContributorPungky Mulawardhana, Dr. , dr,SpOG (K) (UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Marina
Date Deposited: 15 Jan 2019 08:55
Last Modified: 15 Jan 2019 08:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/78903
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item