HUBUNGAN KETIDAKPUASAN KERJA DENGAN ABSENTEISME KARYAWAN PERUSAHAAN X

ALFIN WAHYUDIONO FIRDAUSI, 101411131103 (2018) HUBUNGAN KETIDAKPUASAN KERJA DENGAN ABSENTEISME KARYAWAN PERUSAHAAN X. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (23kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 16 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Karyawan merupakan aset yang penting dalam perusahaan karena merupakan faktor penentu keberlangsungan suatu perusahaan. Keberlangsungan perusahaan dapat terganggu apabila karyawan sering melakukan absenteisme karena dapat menyebabkan kerugian dalam bentuk biaya dan dapat juga mempengaruhi produktivitas dari sebuah perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara ketidakpuasan kerja dengan absenteisme karyawan di Perusahaan X. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah karyawan unit kerja produksi Perusahaan X sebanyak 249 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara simple random sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 72 orang. Variabel penelitian ini adalah karakteristik individu yang meliputi umur, tingkat pendidikan, status pernikahan dan masa kerja, ketidakpuasan kerja dan absenteisme dalam ukuran day lost. Pengumpulan data dilakukan melalui data primer dengan kuesioner dan data sekunder dari data daftar ketidakhadiran karyawan. Hasil penelitian dianalisis dengan uji korelasi spearman dan uji korelasi cramer contigency coefficient. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik individu yang terdiri dari umur, tingkat pendidikan, status pernikahan dan masa kerja tidak mempunyai hubungan yang signifikan dengan absenteisme. Ketidakpuasan kerja memiliki hubungan yang signifikan dengan absenteisme (p=0.001). Seluruh aspek ketidakpuasan kerja terdiri dari aspek kerja, aspek rekan kerja, aspek gaji dan aspek pengawasan memiliki hubungan yang signifikan dengan absenteisme kecuali aspek promosi tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan absenteisme (p=0.198). Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah semakin tinggi besar ketidakpuasan karyawan maka akan meningkatkan absenteisme. Oleh karena itu, diharapkan agar pihak perusahaan dalam menyusun program mengurangi absenteisme dapat dengan memperhatikan aspek ketidakpuasan kerja di dalamnya seperti program insentif karyawan dan kebijakan terkait gaji untuk karyawan yang tidak mengambil cuti dan karyawan yang memiliki kehadiran sempurna

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 351/18 Fir h
Uncontrolled Keywords: absenteeism, job dissatisfaction, individual characteristics
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3566-3578 Public health
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ALFIN WAHYUDIONO FIRDAUSI, 101411131103UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorTri Martiana, Prof. Dr. , dr., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 17 Jan 2019 01:15
Last Modified: 17 Jan 2019 01:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79029
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item