PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN RASIO KEUANGAN PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK SURABAYA (BES)

Anita Hutyy Sesotyaning Tyas, 040037027 (2005) PENILAIAN KINERJA PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC VALUE ADDED (EVA) DAN RASIO KEUANGAN PADA PERUSAHAAN FARMASI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK SURABAYA (BES). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRACT)
gdlhub-gdl-s1-2008-tyasanitah-8379-a23108-k.pdf

Download (343kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2009-tyasanitah-8385-a23108.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dari pembahasan pada Bab IV dapat disimpulkan beberapa hal berikut : 1. Melalui penggunaan Rasio keuangan, perusahaan farmasi yang memiliki kinerja terbaik adalah PT. Merck Indonesia Tbk, yang merupakan satu-satunya perusahaan yang selama 3 tahun masa penelitian (2000-2002) selalu berada pada kategori sangat baik (kategori A). Dari 6 jenis rasio yang diukur, PT. Merck Indonesia Tbk memiliki nilai terbaik untuk 4 jenis rasio, dan tidak pernah memiliki rasio dengan nilai total terendah. Hal ini menunjukkan bahwa PT. Merck Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang sehat karena memiliki kinerja yang baik dan mampu mempertahankan kinerjanya (stabil). 2. Melalui penggunaan Rasio keuangan, PT. Schering Plough Indonesia Tbk merupakan perusahaan yang memiliki kinerja terburuk, karena tidak mampu memenuhi kewajiban jangka pendek dan jangka panjangnya, tidak cukup mampu dalam penciptaak laba, dan tidak memiliki prospek ke depan yang bagus. 3. Melalui penggunaan Economic Value Added (EVA), perusahaan yang memiliki kinerja terbaik dan terburuk adalah PT. Kalbe Farma Tbk. Rendahnya nilai EVA dikarenakan besarnya beban non operasional dan cost of capital, tingginya hutang yang jauh melebihi modalnya, dan juga tingkat pertumbuhan yang tidak cukup baik, karena di situ terletak harapan perusahaan, yang dibentuk oleh EPS, deviden, laba bersih dan modal 2 tahun sebelumnya. Satu poin yang menjadi penyebab adalah PT. Kalbe Parma Tbk. merupakan perusahaan yang besar, sehingga laba ataupun rugi yang dialami juga cenderung besar. 4. Antara rasio keuangan dan Economic Value Added sama-sama untuk mengukur kinerja, namun untuk peruntukan dan tujuan yang berbeda. Rasio keuangan lebih ditujukan untuk pihak internal perusahaan, sedangkan Economic Value Added ditujukan untuk pihak external perusahaan seperti investor. Dengan alasan tersebut, pemakaian keduanya bersifat saling melengkapi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 231 08 Tya p
Uncontrolled Keywords: Kinerja Perusahaan
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28-70 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
H Social Sciences > HJ Public Finance > HJ9-9940 Public finance > HJ9701-9940 Public accounting. Auditing
R Medicine > RS Pharmacy and materia medica > RS1-441 Pharmacy and materia medica
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
Anita Hutyy Sesotyaning Tyas, 040037027UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorMoh. Nasih, Dr., SE., MT., Ak., CMAUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 15 Jan 2009 12:00
Last Modified: 06 Jun 2017 17:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7912
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item