GAMBARAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN DEPARTEMEN HSE (HEALTH, SAFETY, and ENVIROMENT) PT. DRU UNIT LAMONGAN

ALYA WAHYU KUSUMAWARDANI, 151511713007 (2018) GAMBARAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN DEPARTEMEN HSE (HEALTH, SAFETY, and ENVIROMENT) PT. DRU UNIT LAMONGAN. Tugas Akhir D3 thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
KKC KK FV. HKK.28-18 Kus g abstrak.pdf

Download (101kB)
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK FV. HKK.28-18 Kus g.pdf
Restricted to Registered users only until January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kelelahan merupakan gejala yang wajar dialami oleh setiap orang yang diakibatkan oleh faktor psikis maupun fisik. Kelelahan kerja akan menurunkan kinerja dan menambah tingkat kesalahan kerja. Kelelahan kerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor yang mempengaruhi kelelahan merupakan hal yang harus diketahui untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan oleh kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari gambaran beberapa faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada karyawan departemen hse pada PT. DRU unit Lamongan. Penelitian ini bersifat observasina deskriptif. Populasi pada penelitian ini sebanyak 18 tenaga kerja HSE. Variabel yang diteliti yaitu faktor kelelahan (beban kerja, usia, jenis kelamin, masa kerja, dan status gizi). Kelelahan kerja diukur menggunakan kuisioner 30-item gejala kelelahan umum IFRC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar petugas HSE mengalami tingkat kelelahan sedang (50%). Kelelahan tingkat sedang dialami oleh tenaga kerja HSE dengan beban kerja berat (83,3%), berjenis kelamin lakilaki sebanyak (56,2%), masa kerja selama 2-13 bulan sebanyak (60%), dan status gizi normal sebanyak (50%). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin berat beban kerja, semakin lama masa kerja, dan semakin tinggi IMT (semakin gemuk) maka semakin tinggi tingkat kelelahan kerja yang dialami. Saran bagi perusahaan adalah membentuk P2K3 dan jobdescription, menyediakan ruang istirahat untuk tenaga kerja, menyediakan kantin untuk tenaga kerja untuk mengontrol asupan gizi yang dikonsumsi oleh tenaga kerja, dan memberikan pengetahuan terkait dengan upaya meminimalkan dampak kelelahan kerja. Saran bagi tenaga kerja adalah memanfaatkan waktu istirahat disela-sela aktivitas pekerjaan dengan baik dan memanfatkan jam istirahat yang diberikan perusahaan sebaik mungkin.

Item Type: Thesis (Tugas Akhir D3)
Additional Information: KKC KK FV.HKK. 28/18 Kus g
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
Divisions: 15. Fakultas Vokasi > Departemen Kesehatan > D3 Hiperkes dan Keselamatan Kerja
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ALYA WAHYU KUSUMAWARDANI, 151511713007UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorErwin Dyah Nawawinetu, dr., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 21 Jan 2019 04:35
Last Modified: 21 Jan 2019 04:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79156
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item