PENGARUH EKSTRAK ALOE VERA TERHADAP EKSPRESI TGF PADA MUKOSA LAMBUNG TIKUS WISTAR GASTROPATI OAINS

LILI SOETJIPTO, NIM011614153005 (2018) PENGARUH EKSTRAK ALOE VERA TERHADAP EKSPRESI TGF PADA MUKOSA LAMBUNG TIKUS WISTAR GASTROPATI OAINS. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (272kB)
[img] Text (FULL TEXT)
TKD. 16-18 Soe p.pdf
Restricted to Registered users only until 21 January 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Angaka kejadian gastropati OAINS ( Obat Anti Inflamasi Non Steroud ) makin meningkat karena penggunaan OAINS meningkat baik sebagai obat anti inflamasi maupun digunakan sebagai obat anti trombotik. Proses penyembuhan luka lambung dimulai dari proliferasi epithel permukaan diikuti epithel kelenjar yang dipicu oleh faktor pertumbuhan yaitu transforming growth faktor- alpha (TGF- ). Aloe vera telah terbukti sejak jaman dahulu digunakan anti inflamasi/anti ulcer juga sebagai bahan yang dapat memperlancar buang air besar, namun cara kerja aloe vera dalam membantu proses kesembuhan masih belum jelas. Tujuan : menganalisa pengaruh ekstrak aloe vera terhadap ekspresi TGF pada kesembuhan mukosa lambung tikus yang diinduksi aspirin berdasarka dosis. Metode : tikus diinduksi aspirin untuk menimbulkan luka pada lambung kemudian diterapi peroral dengan PZ, aloe vera dosis 200mg/kgBB , 300mg/kgBB, dan 400mg/kgBB selama 5 hari. Pada masa akhir terapi lambung tikus diambil dan dilakukan pemeriksaan histopatologi dan IHC . Hasil : terdapat perbedaan bermakna intensitas TGF  antara kelompok terapi aloe vera dibandingakan kelompok yang tidak mendapat terapi aloe vera, Tidak terdapat pebedaan bermakna secara statistik terhadap lebar luka antara kelompok yang mendapat terapi aloe vera dengan kelompok yang tidak mendapat terapi aloe vera namun secara diskriptif dan histopatologi terdapat luka yang menyempit dan struktur kelenjar yang rapi mendekati normal pada kelompok denga terapi aloe vera 400 mg/kg BB. Secara statistik terdapat perbedaan bermakna jumlah fibroblas pada kelompok dengan terapi aloe vera dengan kelompok yang tidak mendapat terapi aloe vera juga antar kelompok yang mendapat terapi aloe vera. Penghitungan jumlah pembuluh darah baru secara statistik terdapat perbedaan bermakna kelompok dengan terapi aloe vera 300mg/kg BB dengan kelompok tanpa terapi aloe vera , sedangkan kelompok yang mendapat terapi aloe vera 400 mg/kg BB secara statistik tidak terdapat perbedaan bermakna diabnding dengan kelompok dosis aloe vera 300mb/kg BB. Simpulan : Aloe vera 200 mg/KgBB dapat meningkatkan ekspresi TGF, namun peningkatan dosis tidak meningkatkan ekspresi TGF . Aloe vera dosis 400mg /kgBB dapat mempersempit lebar luka. Aloe vera 200 mg/kg BB dapat meningkatkan pembentukam jaringan granulasi bahakn peningkatan dosis aloe vera akan meningkatkan pembentukan jaringan granulasi. Aloe vera dosis 300 mg/kg BB dapat meningkatkan pembentukan pembuluh darah baru namun peningkatan dosis 400mg/kg BB tidak meningkatkan pemebtukan pembuluh darah baru. Kata kunci : aloe vera, TGF ,fibroblas, celah luka , pembuluh darah baru

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK TKD. 16/18 Soe p
Uncontrolled Keywords: aloe vera, TGF ,fibroblas, celah luka , pembuluh darah baru
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
S Agriculture > SF Animal culture > SF600-1100 Veterinary medicine > SF915-919.5 Veterinary pharmacology
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
LILI SOETJIPTO, NIM011614153005NIM011614153005
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorAchmad Basori, Prof. Dr. H. , MS., AptUNSPECIFIED
ContributorEndang Joewarini, Prof. Dr. , dr., SpPAUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 21 Jan 2019 02:37
Last Modified: 22 Jan 2019 06:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79233
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item