PERBEDAAN KEKUATAN REKAT BREKET PADA PERMUKAAN PORSELEN MENGGUNAKAN SILANE DAN SINGLE BOND (Study In Vitro )

CHITRA MARTALIA, 021518066307 (2018) PERBEDAAN KEKUATAN REKAT BREKET PADA PERMUKAAN PORSELEN MENGGUNAKAN SILANE DAN SINGLE BOND (Study In Vitro ). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
PPDSG.ORT.17-18 Mar p abstrak.pdf

Download (48kB)
[img] Text (fulltext)
PPDSG.ORT.17-18 Mar p.pdf
Restricted to Registered users only until 22 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang: Pada perawatan ortodonti sering ditemui pasien dengan restorasi mahkota porselen. Perlekatan braket pada mahkota porselen membutuhkan bahan khusus yang biasanya mengandung silane. Selain itu single bond digunakan sebagai suatu bahan untuk melekatkan komposite ke enamel maupun porselen karena memiliki kandungan silane meskipun silane dalam single bond jumlahnya kurang dari silane itu sendiri. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kekuatan rekat breket pada permukaan porselen menggunakan bahan Silane dan Single Bond. Metode: 28 veneer porselen dibagi kedalam empat kelompok perlakuan, Kelompok pertama asam hidroflourik, silane (Ultradent USA), ortho solo, grengloo (Ormco). Kelompok dua asam hidroflourik, single bond universal (3M ESPE), grengloo. Kelompok tiga asam hidroflourik, ortho solo, grengloo. Kelompok empat single bond, grengloo. Uji kekuatan rekat breket menggunakan Universal Testing Machine. Perhitungan ARI (Adhesive Remnant Index) untuk melihat sisa residu pada permukan porselen. Pembersihan sisa residu dengan tungsten carbide bur, kemudian dilakukan SEM (Scanning Electron Microscope) untuk melihat kekasaran permukaan porselen. Hasil: Analisa menunjukan data tidak homogen antara masing-masing kelompok dan ada perbedaan yang signifikan kekuatan rekat breket pada keempat kelompok menggunakan uji Kruskal Wallis. Kelompok I mempunyai kekuatan rekat breket tertinggi (8,947 MPa), diikuti oleh kelompok III (5,807 MPa), kemudian kelompok II (2,250 MPa), kelompok IV (1,032 MPa). Hasil SEM yang baik ditunjukan pada kelompok I. Kesimpulan: Aplikasi silane yang terpisah dari etsa, dan bonding menunjukan peningkatan kekuatan geser dengan hasil tertinggi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKA KK PPDGS.ORT.17/18 Mar p
Uncontrolled Keywords: Silane, Porselen, Single bond, Kekuatan rekat breket
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi > Orthodontics
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
CHITRA MARTALIA, 021518066307UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorThalca Hamid, Prof. , drg., MHPEd., Sp.Ort(K)., Ph.DUNSPECIFIED
ContributorJusuf Sjamsudin, , drg., Sp.Ort(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email nafisa@lib.unair.ac.id
Date Deposited: 22 Jan 2019 06:28
Last Modified: 24 Jan 2019 08:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79331
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item