TEKNIK PEMBENIHAN IKAN PATIN SIAM (Pangasius hypophthalmus) SECARA BUATAN DI PERBENIHAN DAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR (PBIAT) NGRAJEK, MAGELANG, JAWA TENGAH

SUENIK, 141411131112 (2018) TEKNIK PEMBENIHAN IKAN PATIN SIAM (Pangasius hypophthalmus) SECARA BUATAN DI PERBENIHAN DAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR (PBIAT) NGRAJEK, MAGELANG, JAWA TENGAH. Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Airlangga. (Unpublished)

[img] Text (abstrak)
ABSTRAK.pdf

Download (78kB)
[img] Text (fulltex)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only until 23 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ikan patin Siam merupakan ikan air tawar yang memiliki harga jual cukup tinggi. Di beberapa daerah, ikan patin memiliki nama lain, seperti ikan Juara, Lancang dan Sodarin. Wilayah di Indonesia yang memiliki potensi untuk pengembangan industri ikan patin adalah Sumatera, Kalimantan dan Jawa. ikan patin siam merupakan salah satu spesies ikan introduksi yang memiliki nilai ekonomis untuk dibudidayakan. Tujuan pelaksanaan Praktek Kerja Lapang (PKL) ini adalah mengetahui tentang teknik pembenihan ikan patin siam (Pangasius hypophthalmus) serta hambatan dan permasalahan yang dihadapi. Praktek kerja lapang dilaksanakan di satuan kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar (PBIAT) Ngrajek kecamatan Mungkid, kabupaten Magelang provinsi Jawa Tengah. Pada tanggal 23 januari – 22 pebruari2017. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode deskriptif dengan pengambilan data meliputi data primer dan data sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan cara partisipasi aktif, observasi, wawancara dan studi pustaka. Kegiatan pembenihan ikan patin Siam (Pangasius hypopthalmus) di PBIAT Ngrajek meliputi seleksi induk, pemberokan induk, pemijahan secara buatan, penetasan telur, pemeliharaan larva, dan panen benih. Aspek penting yang perlu diperhatikan adalah pemeliharaan larva dengan memperhatikan kualitas air, kualitas dan kuantitas pakan yang diberikan untuk larva ikan. Permasalahan yang dialami pada kegiatan pembenihan ikan patin siam (Pangasius hypopthalmus) adalah tempat atau media penetasan yang kurang efektif untuk penetasan telur ikan yang bersifat menempel sehinga kelulus hidupan benih hanya sebesar 49,31%. Setelah itu, dijual kepada masyarakat sekitar balai yang sebelumnya telah memesan.

Item Type: Other
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP 224/18 Sue t
Uncontrolled Keywords: pembenihan, ikan, patin siam, pangasius hypophthalmus, budidaya
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH327.5-327.7 Fishery resources. Fishery conservation
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsEmail
SUENIK, 141411131112UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbdul Manan, S.Pi., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Ny Wahyuni -
Date Deposited: 23 Jan 2019 02:00
Last Modified: 23 Jan 2019 02:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79367
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item