PERAN ANGGOTA PEREMPUAN PADA KOMUNITAS PENDUKUNG KLUB SEPAK BOLA (Studi Deskriptif pada Komunitas INDOMANUTD Surabaya di Surabaya)

IAN VISENSA ATTAMAWI, 071411731024 (2018) PERAN ANGGOTA PEREMPUAN PADA KOMUNITAS PENDUKUNG KLUB SEPAK BOLA (Studi Deskriptif pada Komunitas INDOMANUTD Surabaya di Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.ANT.29 18 Att p.pdf

Download (211kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.ANT.29 18 Att p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.ANT.29 18 Att p.pdf

Download (200kB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran dari para perempuan dalam komunitas penggemar klub sepak bola Manchester United yaitu IndomanUtd Surabaya. Seperti yang kita ketahui bahwa organisasi sosial maupun komunitas modern yang berada di kota-kota besar mayoritas peran-perannya diisi oleh anggota laki-laki, namun pada komunitas IndomanUtd Surabaya banyak perempuan yang menduduki peran-peran penting dalam komunitas itu sendiri. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang peran-peran dari para perempuan tersebut dalam komunitas IndomanUtd Surabaya. Penelitian ini dilakukan dalam kurun waktu selama enam bulan yaitu sejak bulan November 2017 sampai bulan April 2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan wawancara mendalam, observasi partisipan dan dokumentasi. Data yang diperoleh nantinya akan diolah dan dianalisis dengan teori Peran gender. Dalam teori peran gender menyatakan bahwa peran gender merupakan peran sosial yang tidak ditentukan dari faktor biologis. Maka dari itu setiap masyarakat memiliki pembagian peran antara laki-laki dan perempuan yang berbeda sesuai dengan budaya yang berkembang dalam masyarakat tersebut, walaupun peran antara laki-laki dan perempuan ini dapat berubah. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah bahwa perempuan dalam komunitas IndomanUtd Surabaya memiliki peran yang cukup penting. Peran mereka yaitu seperti menjadi bendahara, sekertaris, lalu sebagai anggota divisi media sosial dan membership. Saat menjadi bendahara peran mereka selain mengelola keuangan komunitas juga meliputi tugas untuk merekap alur keuangan yang masuk dan keluar serta membuat hasil rekapan dana setiap musim berjalannya liga. Peran mereka saat menjadi sekertaris meliputi kegiatan membuat proposal sponsorship hingga mempersiapkan materi presentasi untuk pihak sponsor dan sebagai notulen ketika rapat. Kemudian peran mereka dalam menjadi divisi media sosial yaitu mereka bertugas untuk memposting informasi mengenai komunitas IndomanUtd Surabaya atau segala hal yang berkaitan dengan klub Manchester United di media sosial milik komunitas IndomanUtd Surabaya. Peran mereka sebagai divisi membership yaitu merekap nama-nama calon member dan membantu calon member mulai dari saat mendaftar hingga para calon member mendapatkan merchandise tanda jadi sebagai anggota komunitas. Kemudian yang terakhir yaitu peran mereka sebagai ticketing sekaligus faktor penarik nonmember perempuan lainnya dalam kegiatan nonton bareng.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.ANT.29/18 Att p
Uncontrolled Keywords: Peran gender, Komunitas, Peran Sosial
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure > GV1100-1150.9 Fighting sports: Bullfighting, boxing, fencing, etc
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
IAN VISENSA ATTAMAWI, 071411731024UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTri Joko Sri Haryono, Drs., MSi.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 23 Jan 2019 11:54
Last Modified: 23 Jan 2019 11:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79402
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item