Simbol Bangunan pada Komplek Gapura, Masjid dan Makam Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur

RACHMA FAIRUZA RIZKA FITRI, 071411731040 (2018) Simbol Bangunan pada Komplek Gapura, Masjid dan Makam Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.ANT.36 18 Fit s.pdf

Download (26kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.ANT.36 18 Fit s.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.ANT.36 18 Fit s.pdf

Download (225kB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Simbol bangunan pada komplek gapura, masjid dan makam dari Cagar Budaya Sendang Duwur penting untuk diteliti karena dari ragam hias bidang dan bentuknya yang unik, menarik dan terletak di puncak Gunung Amitunon ini berbeda dengan bangunan cagar budaya pada umumnya. Cagar budaya ialah usaha untuk melestarikan suatu kebudayaan yang ada di lingkup wilayah tertentu. Cagar Budaya Sendang Duwur ini mempunyai akulturasi unsur budaya Hindu dan Islam. Di dalam komplek cagar budaya ini terdapat bangunan yang memiliki nilai arsitektur tinggi yang terdapat pada bangunan gapura, masjid R. Nur Rahmat dan makam. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana makna simbol bangunan pada komplek gapura, masjid dan makam Sendang Duwur. Lokasi penelitian ini di komplek cagar budaya Sendang Duwur, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Teori simbolik dari Clifford Geertz di gunakan dalam penelitian ini terkait dengan makna simbol bangunan pada komplek cagar budaya Sendang Duwur. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, disini informan dipilih berdasarkan status sosialnya. Tipe penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggambarkan, menjelaskan dan menganalisis fenomena adanya komplek cagar budaya Sendang Duwur sesuai teori. Dari analisis dapat diperoleh kesimpulan bahwa bangunan yang ada di komplek cagar budaya Sendang Duwur yang terdiri dari gapura, masjid R. Nur Rahmat dan makam R. Nur Rahmat mempunyai makna simbol bangunan yang terkait dengan adanya kebudayaan dalam bentuk kepercayaan. Makna simbol bangunan ragam hias gapura adalah nilai simbolik yang terdapat di bidang bangunan pintu masuk tempat yang sakral atau suci, kemudian makna simbol bangunan masjid R. Nur Rahmat adalah pemaknaan yang berisi nilai-nilai spiritual yang terkait dengan pandangan hidup yang hal ini sesuai pada aturan budaya masyarakat setempat. Sedangkan makna simbol bangunan makam R. Nur Rahmat adalah suatu bentuk penghormatan kepada seorang yang telah meninggal dunia dan di sekitar makam R. Nur Rahmat tersebut terdapat motif dan bentuk hiasan yang penuh makna.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.ANT.36/18 Fit s
Uncontrolled Keywords: Simbol Bangunan, Sendang Duwur, Gapura, Masjid, Makam, Cagar Budaya.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM435-477 History of sociology. History of sociological theory
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
RACHMA FAIRUZA RIZKA FITRI, 071411731040UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorDjoko Adi Prasetyo, Drs., M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 24 Jan 2019 01:37
Last Modified: 24 Jan 2019 01:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79412
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item