VARIASI MORFOLOGI HIDUNG MASYARAKAT SUKU BANGSA MINANGKABAU DI KOTA SURABAYA JAWA TIMUR: Pengukuran Hidung Secara Antropometri

AYU KARMILA SARI, 071411731045 (2018) VARIASI MORFOLOGI HIDUNG MASYARAKAT SUKU BANGSA MINANGKABAU DI KOTA SURABAYA JAWA TIMUR: Pengukuran Hidung Secara Antropometri. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_Fis.ANT.38 18 Sar v.pdf

Download (26kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_Fis.ANT.38 18 Sar v.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (JURNAL)
JURNAL_Fis.ANT.38 18 Sar v.pdf

Download (994kB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pengukuran antropometri digunakan untuk melihat variasi bentuk dan ukuran tubuh manusia.Variasi morfologi hidung dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan pengkuruan antropometri secara metris dan non metris.Variasi morfologi hidung dipengaruhi oleh asal usul dan genetik.Penelitian bertujuan untuk melihat variasi hidung yang ada pada sampel penelitian yaitu masyarakat perantau suku bangsa Minangkabau yang ada di Surabaya.Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif.Seluruh sampel sejumlah 65 sampel terdiri dari 35 orang laki-laki dan 30 orang perempuan.Sampel diukur secara antropometri sesuai dengan titik-titik antropometri yang telah ditentukan serta sampel diamati secara non metris.Analisis statistika digunakan yaitu analisis deskriftif guna untuk melihat kecendrungan variasi morfologi hidung sampel penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa secara bentuk dan ukuran hidung sampel penelitian yang ada di Surabaya memiliki kriteria, rata-rata sampel penelitian memiliki ukuran al-al atau lebar hidung yang dilihat dari ideks hidung masyarakat baik perempuan maupun laki-laki paling besar terletak pada kategori 2 (70,0-84,9) yaitu pada sampel laki-laki sebesar 65,7 %, pada sampel perempuan sebesar 50,0 % dan tergolong ke dalam hidung dengan kategori sedang (mesorrhine). Sudut hidung yang telah diteliti pada sampel penelitian memiliki besar sudut yang bervariasi pada masing-masing sudutnya. Derajat kecekungan pangkal hidung bervariasi dari skala kecekungan 1-5 paling banyak terdapat pada kategori skala kecekungan 5 dan glabela yang rata-rata dimiliki sampel yaitu menonjol baik lakilaki maupun perempuan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis.ANT.38/18 Sar v
Uncontrolled Keywords: variasi, hidung, sampel, antropometri, bentuk, ukuran.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM621-656 Culture
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM706 Social structure
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Antropologi
Creators:
CreatorsEmail
AYU KARMILA SARI, 071411731045UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorToetik Koesbardiati, Dr., phil., Dra.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 24 Jan 2019 03:16
Last Modified: 24 Jan 2019 03:16
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79414
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item