HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KONFLIK INTERPARENTAL DENGAN KEMAMPUAN REGULASI EMOSI PADA REMAJA AWAL

SYIFA SALSABILA, 111511133177 (2018) HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI KONFLIK INTERPARENTAL DENGAN KEMAMPUAN REGULASI EMOSI PADA REMAJA AWAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
PSI 07_19 Sal h Abstrak.pdf

Download (217kB)
[img] Text (FULLTEXT)
PSI 07_19 Sal h.pdf
Restricted to Registered users only until 24 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara persepsi konflik interparental dengan regulasi emosi pada remaja awal. Regulasi emosi yang dimaksud dapat dijelaskan sebagai kemampuan remaja dalam menjaga kontrol atas timbulnya reaksi emosi dan perilaku sehingga dapat diterima oleh lingkungan sekitar. Sedangkan, persepsi konflik interparental dijelaskan sebagai hasil interpretasi remaja mengenai simbol-simbol konflik yang terjadi pada orangtua. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan dilakukan pada remaja awal dengan karakteristik laki-laki dan perempuan, berusia 12-15 tahun, dalam waktu enam bulan terakhir pernah melihat dan mendengar orangtua bertengkar, serta bersedia mengisi link form kuesioner yang tersedia. Total subjek pada penelitian ini ialah sebanyak 225 orang. Pengambilan data dilakukan dengan metode survei menggunakan kuesioner online dan menggunakan dua buah alat ukur. Alat ukur pertama yang dipakai ialah skala Cognitive Emotion Regulation Questionnaire oleh Garnefski dan Kraaij (2007) yang telah diadaptasi oleh Gartika Nurani (2016) sebanyak sembilan dimensi dengan total 29 aitem dan koefisien reliabilitas sebesar 0,958. Alat ukur kedua yang dipakai ialah hasil translasi dari skala Child Perception of Interparental Conflict oleh Grych dan Fincham (1992) sebanyak tiga dimensi dengan total 49 aitem dan telah diuji coba dengan koefisien reliabilitas sebesar 0,906. Analisis terhadap data yang dikumpulkan dilakukan dengan teknik korelasi dari Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 22 untuk Mac. Adapun taraf signifikansi yang didapatkan dalam penelitian ini ialah p 0,186 dengan koefisien korelasi sebesar 0,089. Hal ini menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi konflik interparental dengan regulasi emosi pada remaja awal. Sehingga, ketika remaja memiliki persepsi kuat akan konflik interparental yang terjadi, maka kemampuan regulasi emosi pada remaja juga akan tinggi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 07/19 Sal h
Uncontrolled Keywords: Konflik Interparental, Strategi Regulasi Emosi, Remaja Awal
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
SYIFA SALSABILA, 111511133177UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorVERONIKA SUPRAPTI, Dra.,MS.EdUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 24 Jan 2019 06:37
Last Modified: 24 Jan 2019 06:37
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79441
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item