PERBEDAAN DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAN EKSTRAK ETANOL 96% DAUN UNGU (Graptophyllum pictum (L) Griff.) TERHADAP BAKTERI Aggregatibacter actinomycetemcomittans

ADI ANDITO PUTRA, 021511133120 (2018) PERBEDAAN DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL 70% DAN EKSTRAK ETANOL 96% DAUN UNGU (Graptophyllum pictum (L) Griff.) TERHADAP BAKTERI Aggregatibacter actinomycetemcomittans. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
KG. 19-19 Put p Abstrak.pdf

Download (152kB)
[img] Text (Fulltext)
KG. 19-19 Put p.pdf
Restricted to Registered users only until 25 January 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: A. actinomycetemcomittans adalah bakteri Gram-negatif sebagai agen penyebab utama localized aggressive periodontitis. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan sebagai bahan dasar obat adalah daun ungu (Graptophyllum pictum (L) Griff.). Daun ungu mengandung senyawa antibakteri diantaranya flavonoid, tanin, saponin, steroid, dan alkaloid. Kandungan senyawa antibakteri yang terkandung pada pelarut etanol 70% dan etanol 96% berbeda. Tujuan: Membuktikan adanya perbedaan daya antibakteri ekstrak etanol 70% dan ekstrak etanol 96% daun ungu (Graptophyllum pictum) terhadap bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomitans. Metode: Simplisia daun ungu diekstraksi dengan etanol 70% dan etanol 96% menggunakan metode maserasi. Uji daya antibakteri dilakukan dengan metode dilusi untuk menentukan KHM dan KBM, metode difusi pada media Luria Berthani untuk mengukur zona hambat yang terbentuk. Hasil: Tidak terdapat perbedaan signifikan antara jumlah pertumbuhan koloni bakteri pada KHM dan KBM ekstrak etanol 70% dan ekstrak etanol 96% daun ungu. KHM dan KBM pada ekstrak etanol 96% dan etanol 70% daun ungu adalah 3,125% dan 6,25%. Berbeda dengan uji dilusi, pada uji difusi didapatkan perbedaan signifikan dengan p=0,019 (p=<0,05). Pada etanol 96% didapatkan diameter zona hambat sebesar 13,13 mm, dan pada etanol 70% sebesar 16,5 mm. Kesimpulan: Ekstrak etanol 96% dan ekstrak etanol 70% memiliki daya antibakteri yang sama terhadap bakteri Aggregatibacter actinomycetemcomittans, tetapi aktivitas antibakteri ekstral etanol 70% dalam membunuh bakteri lebih besar dibandingkan ekstrak etanol 96% daun ungu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG. 19-19 Put p
Uncontrolled Keywords: daya antibakteri; ekstrak etanol 70%, ekstrak etanol 96%; Aggregatibacter actinomycetemcomittans; Graptophyllum pictum (L) Griff.
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsEmail
ADI ANDITO PUTRA, 021511133120UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTuti Kusumaningsih, Prof. Dr., drg., M.Kes.UNSPECIFIED
ContributorSidarningsih, drg., M.KesUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 25 Jan 2019 03:03
Last Modified: 25 Jan 2019 03:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79475
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item