HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA TUNANETRA DI SURABAYA

EASTER FRANSISKA ERDYANTO, 111311133111 (2018) HUBUNGAN ANTARA KEBERFUNGSIAN KELUARGA DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA TUNANETRA DI SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
PSI 21_19 Erd h Abstrak.pdf

Download (30kB)
[img] Text (FULLTEXT)
PSI 21_19 Erd h.pdf
Restricted to Registered users only until 24 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Seperti remaja pada umumnya, remaja tunanetra membutuhkan keberfungsian keluarga yang baik agar tercipta well being yang positif pada diri mereka. Hal ini disebabkan karena para remaja tunanetra ini mengalami masalah emosi yang tidak stabil seperti konflik maupun tekanan dalam perkembangan pada masa remaja, sehingga membutuhkan perhatian dan dukungan orang tua ataupun keluarganya untuk dapat melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Melalui proses ini, para remaja tunanetra ini akhirnya memiliki kepuasan dalam hidup yang positif (Levianti , 2013). Melihat permasalahan ini, penulis ingin menyelidiki hubungan diantara keberfungsian keluarga dengan Subjective well-being pada remaja tunanetra di Surabaya. Penelitian ini menjadi penting supaya orangtua yang memiliki anak remaja yang mengalami tunanetra mengerti keberfungsian keluarga itu penting dalam meningkatkan Subjective well-being pada anak remaja yang mengalami tunanetra. Penelitian ini melibatkan 35 subjek yang merupakan para siswa-siswi SMP dan SMA diSMPLB-A YPAB Surabaya yang berusia 12-22 tahun. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Penggunaan data dengan menggunakan skala SWLS (Satisfaction With Life Scale) dan PANAS (Positive and negative affect scale) untuk mengukur subjective well-being dan keberfungsian keluarga dengan skala FAD (Family Assessment Device). Data pada penelitian ini dianalisis dengan teknik Pearson product-moment correlation. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa tidak adanya hubungan antara keberfungsiaan keluarga dengan subjective well-being pada remaja tunanetra di Surabaya. Taraf signifikan 0,153. koefisien korelasi sebesar -0,247 sehingga terdapat hubungan negatif antara keberfungsiaan keluarga dengan subjective wellbeing pada remaja tunanetra di Surabaya

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 PSI 21/19 Erd h
Uncontrolled Keywords: Subective-Well-Being, Keberfungsiaan Keluarga, Tunanetra
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsEmail
EASTER FRANSISKA ERDYANTO, 111311133111UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorVeronika Suprapti,, Dra. MS.Ed., PsikologUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 28 Jan 2019 03:02
Last Modified: 28 Jan 2019 03:02
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79562
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item