HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN GANGGUAN PERTUMBUHAN ANAK PADA UMUR 0 – 2 TAHUN DI PUSKESMAS SIDOTOPO SURABAYA

Naufal Najmuddin, 011511133195 (2018) HUBUNGAN BERAT BADAN LAHIR DENGAN GANGGUAN PERTUMBUHAN ANAK PADA UMUR 0 – 2 TAHUN DI PUSKESMAS SIDOTOPO SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (203kB)
[img] Text (fulltext)
fulltext.pdf
Restricted to Registered users only until 30 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Gizi buruk dan gizi kurang pada balita di Indonesia masih cukup tinggi yaitu 17.7%. Diharapkan gizi buruk pada tahun 2019 adalah 17%. Untuk mencapai target perlu diketahui penyebab secara langsung gizi kurang yang disebabkan karena asupan makanan rendah dan infeksi yang tinggi serta pengasuhan yang baik. Pengasuhan yang baik saat janin akan menghasilkan berat badan lahir (BBL) anak baik. Prevalensi BBL rendah di Indonesia semakin menurun mulai dari 2013 (10.2%), 2016 (6.9%), dan 2018 (6.2%). Penelitian lain mengatakan bahwa BBL anak tidak mempengaruhi pertumbuhan anak, melainkan asupun gizi dan kesakitan anak. Sebaliknya ada teori BBL ini akan mempengaruhi pertumbuhan anak sampai sekitar umur 18 sampai 22 bulan. Di kota Surabaya memiliki beberapa BBL rendah, salah satunya di Puskesmas Sidotopo Surabaya. Oleh karena itu, studi ini bertujuan menganalisis hubungan berat badan lahir dengan gangguan pertumbuhan anak 0 – 2 tahun di Puskesmas Sidotopo Surabaya. Metode: Desain penelitian ini adalah studi cross sectional bersifat analitik observasional. Populasi pada penelitian ini adalah anak usia 0 – 2 tahun di Puskesmas Sidotopo Surabaya. Berat badan lahir diambil dari data sekunder yaitu rekam medis dan gangguan pertumbuhan diukur dengan Kartu Menuju Sehat. Analisis hubungan diukur dengan uji Fisher. Hasil: Diantara 80 anak, didapatkan 92.5% berat badan lahir cukup dan 50% pola pertumbuhan kurang. Pada uji Fisher didapatkan nilai tidak signifikan antara berat badan lahir dengan gangguan pertumbuhan yaitu 0.201 (p>0.05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan secara statistik antara berat badan lahir dengan gangguan pertumbuhan anak pada umur 0 – 2 tahun.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.PD 12/19 Naj h
Uncontrolled Keywords: berat badan lahir, gizi kurang, pertumbuhan anak
Subjects: R Medicine > RJ Pediatrics
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Naufal Najmuddin, 011511133195UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSri Umijati, Dr.dr., MS.UNSPECIFIED
ContributorIra Humairah, dr., M. Si.UNSPECIFIED
ContributorDr. Sulistiawati, dr., M. Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: Ny Wahyuni -
Date Deposited: 30 Jan 2019 01:15
Last Modified: 30 Jan 2019 01:15
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79688
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item