KARAKTERISTIK PENDERITA GLAUKOMA SUDUT TERBUKA PRIMER DI INSTALASI RAWAT JALAN (IRJ) MATA RSUD DR. SOETOMO SURABAYA PADA TAHUN 2013 – 2015

Risnanda Putri Rasyda, 011511133072 (2018) KARAKTERISTIK PENDERITA GLAUKOMA SUDUT TERBUKA PRIMER DI INSTALASI RAWAT JALAN (IRJ) MATA RSUD DR. SOETOMO SURABAYA PADA TAHUN 2013 – 2015. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (Abstrak)
Abstrak147.pdf

Download (40kB)
[img] Text (Fulltext)
KKA KK FK.PD.14718 Ras k.pdf
Restricted to Registered users only until 30 January 2022.

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

RINGKASAN KARAKTERISTIK PENDERITA GLAUKOMA SUDUT TERBUKA PRIMER DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD DR. SOETOMO SURABAYA PADA TAHUN 2013 - 2015 Glaukoma sudut terbuka primer adalah jenis glaukoma yang terbanyak di seluruh dunia, oleh karena itu penyakit ini menyebabkan kebutaan yang ireversibel tertinggi kedua setelah penyakit katarak. Glaukoma sudut terbuka primer dapat didefinisikan sebagai penyakit optik neuropatik yang ditandai dengan meningkatnya tekanan intraokular. Glaukoma sudut terbuka primer merupakan penyakit yang asimptomatik oleh karenanya pasien sering mengabaikan gejala penyakit ini dan datang dengan keadaan sudah terjadi penurunan fungsi penglihatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif yang mengamati usia, jenis kelamin, jenis pekerjaan, pemeriksaan tekanan intraokular (TIO), pemeriksaan visus, dan riwayat penyakit baik hipertensi dan diabetes mellitus. Pengambilan sampel ini dilakukan secara total sampling. Dari 88 sampel, didapatkan pasien glaukoma sudut terbuka primer terbanyak pada kelompok umur 60 - 69 tahun dengan prosentase 37,50%. Jenis kelamin laki-laki lebih banyak jika dibandingkan dengan perempuan, dengan prosentase 55,70%. Sebagian besar penderita glaukoma sudut terbuka primer tidak bekerja , dengan prosentase 56,82%. Pemeriksaan tekanan intraokular (TIO) pada okuli dextra (OD) terbanyak pada rentang 12 – 20 mmHg (52,27%) dan pada okuli sinistra (OS) terbanyak pada rentang 12 – 20 mmHg (55,81%). Pemeriksaan Visus pada okuli dextra (OD) terbanyak pada rentang 1/60 – 6/60 (31,81%) dan pada okuli sinistra (OS) terbanyak pada rentang 6/12 – 6/6 (30,23%). Sebagian besar penderita glaukoma sudut terbuka primer tidak mempunyai riwayat penyakit baik hipertensi dan diabetes mellitus dengan prosentase 73,86%, sedangkan pasien yang mempunyai riwayat penyakit hipertensi sebanyak 11,36%, riwayat penyakit diabetes mellitus sebanyak 9,09%, dan yang memiliki riwayat kedua penyakit baik hipertensi dan diabetes mellitus sebanyak 5,68%. Dapat disimpulkan bahwa glaukoma sudut terbuka primer terbanyak diderita oleh kelompok umur dengan rentang 60 - 69 tahun dengan didominasi jenis kelamin laki-laki. Sebagian besar penderita glaukoma sudut terbuka primer tidak bekerja. Hasil pemeriksaan tekanan intraokular pada kedua mata baik OD dan OS adalah normal, tetapi hal tersebut tidak berarti mengurangi risiko terjadinya POAG. Pemeriksaan visus yang dilakukan didapatkan hasil yang normal untuk okuli sinistra (OS) sementara pada okuli dextra (OD) didapatkan penurunan tajam penglihatan. Sebagian besar penderita tidak mempunyai riwayat penyakit baik hipertensi maupun diabetes mellitus.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.PD.147/18 Ras k
Uncontrolled Keywords: KARAKTERISTIK PENDERITA GLAUKOMA SUDUT TERBUKA PRIMER
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Risnanda Putri Rasyda, 011511133072UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorIndri Wahyuni,, dr., SpMUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 30 Jan 2019 05:16
Last Modified: 12 Feb 2019 01:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79705
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item