MODEL REGRESI LOGISTIK ORDINAL DALAM MENGETAHUI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA TENAGA KERJA GRINDER DI PT. BANGUN SARANA BAJA, GRESIK

MUHAMMAD SABILAL MUJAHIDIN, 101611123078 (2018) MODEL REGRESI LOGISTIK ORDINAL DALAM MENGETAHUI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA TENAGA KERJA GRINDER DI PT. BANGUN SARANA BAJA, GRESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK FKM 30 19 Muj m.pdf

Download (118kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT FKM 30 19 Muj m.pdf
Restricted to Registered users only until 30 January 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Postur tubuh tidak ergonomis (awakward postures) meruapakan salah satu faktor penyebab dari penyakit muskuloskeletal dan dapat dipengaruhi oleh faktor individu, pekerjaan dan lingkungan dari tempat kerja apabila tidak ergonomis. Gerinda merupakan pekerjaan yang melakukan gerakann monoton dan berulang yang dapat menyebabkan keluhan muskeloskeletal hingga kelumpuhan. Aplikasi Regresi Logistik Ordinal merupakan perluasan dari metode regresi logistik dengan variabel respon biner, merupakan aplikasi dalam variabel bertingkat seperti tingkat keparahan. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain cross sectional. Data yang digunakan merupakan data populasi tenaga kerja gerinda di unit fabrikasi PT. Bangun Sarana Baja, Gresik sebanyak 58 pekerja. Metode yang digunakan untuk menganalisis tingkat keluhan muskuloskeletal adalah Nordic Body Map (NBM) kemudian dianalisis melalui metode statistik regresi logistik ordinal. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah usia, indeks masa tubuh, jenis kelamin, kebiasaan merokok, kebiasaan olah raga, masa kerja, durasi kerja. Hasil identifikasi karakteristik menunjukkan sebagaian besar responden memiliki tingkat keluhan sebesar 65%, umur rata-rata 28 tahun, indeks masa tubuh 86% kategori normal, 81% rutin berolah raga, 88% merupakan perokok ringan, rata-rata telah bekerja selama 2,5 tahun, 62% tidak pernah mengalami keluhan muskuloskeltal dan 67% sering bekerja 8 jam/hari. Uji regresi logisitk ordinal menunjukan bahwa ada variabel yang berpengaruh terhadap tingkat keluhan muskuloskeltal yaitu indeks masa tubuh berkategori normal, interaksi durasi kerja normal dan lembur yang tidak ada riwayat penyakit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tenaga kerja berusia 17 dengan masa kerja minimal 5 hari, memiliki masa tubuh underweight, perokok berketegori rendah dan rutin berolah raga bekerja dengan durasi normal/lembur dan tidak memiliki riwayat penyakit memiliki resiko terkena keluhan muskuloskeltal kategori rendah dari pada kategori sedang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 30/19 Muj m
Uncontrolled Keywords: Regresi Logistik Ordinal, Tingkat Keparahan , Nordic Body Map
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MUHAMMAD SABILAL MUJAHIDIN, 101611123078UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDiah Indriani,, Dr. S.Si., M.Si,UNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 30 Jan 2019 05:29
Last Modified: 30 Jan 2019 05:29
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79714
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item