PROFIL PENYAKIT URTIKARIA PADA PASIEN BARU INSTALASI RAWAT JALAN RSUD DR. SOETOMO SURABAYA PERIODE 2015-2017

Aulia Rafikasari, 011511133150 (2018) PROFIL PENYAKIT URTIKARIA PADA PASIEN BARU INSTALASI RAWAT JALAN RSUD DR. SOETOMO SURABAYA PERIODE 2015-2017. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
Abstrak KKA KK FK.PD.15218 Raf p.pdf

Download (117kB)
[img] Text (Fulltext)
KKA KK FK.PD.15218 Raf p.pdf
Restricted to Registered users only until 1 February 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PROFIL PENYAKIT URTIKARIA KRONIS PADA PASIEN BARU INSTALASI RAWAT JALAN SMF PENYAKIT DALAM DAN SMF KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN RSUD DR. SOETOMO SURABAYA Latar belakang: Selama hidupnya setidaknya 15-20% manusia pernah mengalami satu kali episode urtikaria dalam hidupnya. Urtikaria adalah peninggian kulit, berbatas jelas, kemerahan, dan memutih bila ditekan. Urtikaria disebabkan karena reaksi imunologis, inflamasi, atau reaksi idiopatik yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya. Di Indonesia penelitian tentang urtikaria masih sangat jarang ditemui. Hal ini menyebabkan penulis tertarik untuk mengumpulkan data tentang pasien urtikaria di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode 2015-2017. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pasien urtikaria di Instalasi Rawat Jalan RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode 2015-2017. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif. Total pasien yang termasuk ke dalam populasi sampel di eksklusi dengan kriteria eksklusi berupa bukan kunjungan pertama pasien dengan diagnosis urtikaria, pasien yang kontrol berulang, dan urtikaria bukan sebagai diagnosis primer pasien. Hasil: Total sampel yang didapat dalam penelitian ini adalah 463 pasien dengan perbandingan pasien perempuan dan laki-laki sebanyak 1,8:1 pasien. Kelompok umur tertinggi yang didiagnosis urtikaria adalah 12-25 tahun. Diagnosis urtikaria berdasarkan kode ICD 10 addalah urtikaria alergi sebanyak 36,93%. Kesimpulan: Pasien yang didiagnosis urtikaria mengalami kenaikan dan urtikria alergi adalah diagnosis terbanyaknya. Urtikaria akut didapatkan lebih banyak pada pasien perempuan sedangkan urtikaria kronis lebih banyak pasien laki-laki. Golongan obat yang paling banyak digunakan adalah antihistamin H1 generasi kedua dan tidak semua pasien mendapat terapi medika mentosa. Kata kunci: urtikaria, urtikaria akut, urtikaria kronis

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK FK.PD.152/18 Raf p
Uncontrolled Keywords: Urtikaria, Urtikaria akut, Urtikaria kronis
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 01. Fakultas Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Aulia Rafikasari, 011511133150UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDeasy Fetarayani, dr.Sp.PD K-AI,FINASMUNSPECIFIED
Depositing User: Mr Mudjiono Mudj
Date Deposited: 01 Feb 2019 03:15
Last Modified: 12 Feb 2019 02:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79749
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item