POLITIK KEBIJAKAN KESEHATAN (Studi Tentang Implementasi Kebijakan Dalam Penanganan Kekurangan Gizi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur)

FRANS BERTHO RICKY HUMAU, 071614453004 (2018) POLITIK KEBIJAKAN KESEHATAN (Studi Tentang Implementasi Kebijakan Dalam Penanganan Kekurangan Gizi Di Provinsi Nusa Tenggara Timur). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK_TP.15 18 Hum p.pdf

Download (73kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT_TP.15 18 Hum p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (JURNAL)
JURNAL_TP.15 18 Hum p.pdf

Download (364kB)
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Studi ini bertujuan untuk melihat bagaimana implementasi kebijakan kesehatan dalam penanganan masalah kekurangan gizi di Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui peraturan gubernur no 6 tahun 2012 tentang rencana aksi daerah percepatan pemenuhan pangan dan gizi serta faktor-faktor apa yang mendorong dan menghambat di dalam proses implementasi. fokus penelitian ini pada konten dan konteks kebijakan yang berpengaruh pada implementasi kebijakan. Permasalahan muncul ketika pemerintah provinsi mengeluarkan sebuah kebijakan untuk mengatasi masalah pangan dan gizi di Nusa Tenggara Timur, namun setelah diimplementasikannya kebijakan ini, tidak dapat mengatasi masalah kekurangan gizi di Nusa Tenggara Timur namun data menunjukkan adanya peningkatan angka kekurangan gizi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori implementasi kebijakan.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam implementasi kebijakan kesehatan dalam penanganan masalah kekurangan gizi di Provinsi Nusa Tenggara Timur dipengaruhi oleh konten dan konteks kebijakan.Konten kebijakan dipengaruhi oleh jangkauan perubahan yang diinginkan dalam isi kebijakan yang bertolak belakang dengan budaya masyarakat serta tersebarnya kedudukan pengambil keputusan dan faktor konteks kebijakan yang di pengaruhi oleh kepentingan politik aktor kebijakan dengan melakukan politisasi program untuk mempertahankan kekuasaannya. Adapun faktor pendorong dan penghambat implementasi kebijakan kesehatan yakni sebagai berikut faktor pendorong: kepentingan kelompok sasaran di dalam isi kebijakan, jenis manfaat yang dihasilkan, sumber daya yang di sediakan dan pelaksana program adapun faktor penghambat implementasi kebijakan yakni sebagai berikut: jangkauan perubahan yang diinginkan, kedudukan pengambil keputusan, kepentingan politik aktor kebijakan, karakteristik lembaga penguasa, konsistensi dan daya tanggap kebijakan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TP.15/18 Hum p
Uncontrolled Keywords: Implementasi kebijakan, Konten dan Konteks kebijakan, Aktor kebijakan, Politisasi program
Subjects: J Political Science > J General legislative and executive papers
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Magister Ilmu Politik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
FRANS BERTHO RICKY HUMAU, 071614453004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDwi Windyastuti Budi, Dr., Dra., MA.UNSPECIFIED
ContributorBudi Prasetyo, Prof., Dr., Drs., MSi.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 07 Feb 2019 02:12
Last Modified: 07 Feb 2019 02:12
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79850
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item