EVALUASI PAKET KEBIJAKAN STABILITAS HARGA TERHADAP HARGA KOMODITI MINYAK GORENG INDONESIA

Henny Tri Setyo Utami, 040510326 (2009) EVALUASI PAKET KEBIJAKAN STABILITAS HARGA TERHADAP HARGA KOMODITI MINYAK GORENG INDONESIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-utamihenny-14403-c0210-k.pdf

Download (88kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
gdlhub-gdl-s1-2011-utamihenny-12089-c0210-e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (936kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kenaikan harga internasional minyak kelapa sawit atau CPO membuat harga minyak goreng dalam negeri sebagai salah satu produk turunan dari CPO ikut mengalami kenaikan. Naiknya harga minyak goring yang terjadi di pasar domestik membuat masyarakat menjadi resah. Dengan demikian untuk menstabilkan harga minyak goreng dalam negeri pemerintah mengeluarkan Paket Kebijakan Stabilitas Harga ( PKSH ). PKSH meliputi kebijakan menaikkan pungutan ekspor minyak goreng, pemberian subsidi, dan Pajak Pertambahan Nilai untuk minyak goreng curah dan kemasan yang ditanggung oleh pemerintah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana evaluasi PKSH terhadap harga minyak goreng dalam negeri. Dengan demikian, penelitian ini menggunakan tiga model. Model yang digunakan antara lain, model Kausalitas Granger, model PKSH dan model prediksi harga. Penelitian ini menggunakan metode Vector Error Correction Model ( VECM ) untuk melihat hubungan kausalitas dan untuk mengestimasi pengaruh pada jangka pendek dan panjang, serta metode Ordinary Least Squared ( OLS ) untuk mengetahui harga ideal minyak goreng domestik. Data yang digunakan penelitian ini adalah data Time series bulanan dari tahun 2000;01 – 2008;10 untuk metode VECM, dan dari tahun 2006;01 – 2008;10 untuk OLS. Hasil analisis menyimpulkan bahwa berdasarkan model Kausalitas Granger dan model PKSH, kebijakan PKSH yang di keluarkan oleh pemerintah tidak efektif stabilkan harga minyak goreng dalam negeri dan harga ideal minyak goreng yang seharusnya berlaku dipasar domestik adalah rata – rata sebesar Rp 7.425,00 per kg. Hal ini disebabkan karena struktur pasar minyak goreng dalam negeri bersifat oligopoli dan jalur distribusi yang dimiliki oleh minyak goreng dalam negeri yang panjang.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 C 02/10 Uta e
Uncontrolled Keywords: ECONOMIC DEVELOPMENT
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD30.28 Strategic planning
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD8039 By industry or trade
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
T Technology > TD Environmental technology. Sanitary engineering > TP670-699 Oils, fats, and waxes
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
Creators:
CreatorsEmail
Henny Tri Setyo Utami, 040510326UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHj. Dyah Wulan Sari, M.Ec.devUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Duwi Prebriyuwati
Date Deposited: 06 Jan 2011 12:00
Last Modified: 04 Sep 2016 09:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/7998
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item