HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS MINDFULNESS DENGAN KEMAMPUAN REGULASI EMOSI PADA MAHASISWI YANG MENGALAMI SINDROM PRAMENSTRUASI

NURUL MUTHIATUZ ZAHRO, 111411131147 (2019) HUBUNGAN ANTARA INTENSITAS MINDFULNESS DENGAN KEMAMPUAN REGULASI EMOSI PADA MAHASISWI YANG MENGALAMI SINDROM PRAMENSTRUASI. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK KKB KK-2 Psi 36-19 Zah h-min.pdf

Download (47kB)
[img] Text (FULLTEXT)
KKB KK-2 Psi 36-19 Zah h-min.pdf
Restricted to Registered users only until 11 February 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang positif antara intensitas mindfulness dengan kemampuan regulasi emosi pada mahasiswi yang mengalami sindrom pramenstruasi. Menurut Gross & John (2003), regulasi emosi berlangsung melalui dua aspek: perubahan cara berpikir untuk mengurangi dampak emosional (cognitive reappraisal) dan penyesuaian tampilan emosi/respon perilaku dengan situasi yang dihadapi (expressive suppression). Mindfulness mengurangi frekuensi pikiran negatif yang otomatis dan reaktivitas emosional sehingga perlu diketahui hubungannya dengan kemampuan regulasi emosi terhadap sindrom pramenstruasi. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian survey eksplanatif. Subjek dalam penelitian ini adalah 62 mahasiswi berusia 18-25 tahun yang memenuhi kriteria sindrom pramenstruasi. Alat pengumpul data yang digunakan adalah Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) yang diadaptasi dari Baer, dkk., (2006) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ) yang telah dimodifikasi oleh Syifa (2014). ERQ terdiri dari 10 aitem dengan reliabilitas sebesar 0,897 dan validitas 0,464-0,810. FFMQ terdiri dari 39 aitem namun peneliti menggunakan 27 aitem terpilih dari FFMQ dengan reliabilitas sebesar 0,885 dan validitas 0,217-0,693. Data dianalisis dengan teknik Spearman’s Rank Order Correlation menggunakan program SPSS 22.0 for windows. Hasil analisis menunjukkan r = -0,063 (p > 0,05) antara intensitas mindfulness dengan kemampuan cognitive reappraisal dan r = 0,086 (p > 0,05) antara intensitas mindfulness dengan kemampuan expressive suppression. Hasil tersebut diartikan bahwa kemampuan cognitive reappraisal dan expressive suppression pada mahasiswi yang mengalami sindrom pramenstruasi tidak berhubungan dengan intensitas mindfulness. Hal ini dapat disebabkan karena sindrom pramenstruasi tidak memenuhi kriteria disregulasi emosi patologis yang berhubungan dengan mindfulness.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Psi 36/19 Zah h
Uncontrolled Keywords: cognitive reappraisal, expressive suppression, mindfulness, mahasiswi, sindrom pramenstruasi
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology > BF1161-1171 Telepathy, Mind Reading, Thought Transference
Divisions: 11. Fakultas Psikologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NURUL MUTHIATUZ ZAHRO, 111411131147UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHamidah, Dr., M.Si., PsikologUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 11 Feb 2019 04:51
Last Modified: 11 Feb 2019 04:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/79981
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item