PENURUNAN JUMLAH SEL OSTEOKLAS PADA PEMBERIAN HIDROKSIAPATIT BERBASIS CANGKANG KEPITING (Portunus pelagicus) PASCA EKSTRAKSI GIGI TIKUS WISTAR

NISRINA ALYA SAJIDAH GATIA, 021511133151 (2018) PENURUNAN JUMLAH SEL OSTEOKLAS PADA PEMBERIAN HIDROKSIAPATIT BERBASIS CANGKANG KEPITING (Portunus pelagicus) PASCA EKSTRAKSI GIGI TIKUS WISTAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK KG 59 19 Gat p.pdf

Download (19kB)
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT KG 59 19 Gat p.pdf
Restricted to Registered users only until 12 February 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

kecacatan tulang alveolar berupa penurunan dimensi alveolar ridge. Terdapat beberapa metode yang dilakukan untuk meminimalisasi terjadinya resorpsi tulang salah satunya yaitu dengan pengisian soket dengan menggunakan bahan hidroksiapatit (HA). Bahan baku pembuatan biomaterial hidroksiapatit sangat mudah didapat dan melimpah di Indonesia. Diantara bahan baku yang melimpah adalah cangkang kepiting, yang merupakan bagian dari komoditas ekspor Indonesia. Cangkang kepiting mengandung kalsium karbonat (CaCO3) sangat melimpah, jumlahnya 40-70%, bervariasi sesuai dengan spesiesnya. Kalsium karbonat dapat diproses lebih lanjut menjadi Hidroksiapatit. Penulis tertarik untuk melihat penurunan jumlah Osteoklas pada pemberian hidroksiapatit berbasis cangkang kepiting. Dalam penelitian ini menggunakan hewan coba berupa tikus wistar. Tujuan: Untuk mengetahui jumlah osteoklas pasca pemberian hidroksiapatit berbasis cangkang kepiting (portunus pelagicus) pasca ekstraksi gigi tikus wistar. Metode: Jenis penelitian adalah eksperimental laboratori dengan post test group design. Perlakuan dengan pemberian gel hidroksiapatit berbasis cangkang kepiting (Portunus pelagicus) terhadap soket pasca pencabutan gigi tikus wistar yang akan diamati jumlah osteoklas pada hari ke-14 dan hari ke-28. Hasil: Terdapat penurunan jumlah sel osteoklas pada kelompok perlakuan bila dibandingkan dengan jumlah sel osteoklas pada kelompok kontrol pada hari ke-14 maupun hari ke-28. Simpulan: Pada penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian hidroksiapatit berbasis cangkang kepiting (portunus pelagicus) pasca ekstraksi gigi tikus wistar dapat menurunkan jumlah sel osteoklas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKA KK KG 59/19 Gat p
Uncontrolled Keywords: Hidroksiapatit, portunus pelagicus, osteoklas, tikus wistar
Subjects: R Medicine > RK Dentistry > RK1-715 Dentistry
R Medicine > RK Dentistry > RK641-667 Prosthetic dentistry. Prosthodontics
Divisions: 02. Fakultas Kedokteran Gigi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
NISRINA ALYA SAJIDAH GATIA, 021511133151UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHarry Laksono, drg., M.Kes., Sp.Pros(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 12 Feb 2019 07:55
Last Modified: 12 Feb 2019 07:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80027
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item