HIBAH YANG MELEBIHI HAK LEGITIME PORTIE DALAM PEMBAGIAN HARTA WARISAN MENURUT BW ( Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 3103 K/Pdt/2012 )

FARRA INDHIRA KIRANA, S.H., 031714253076 (2019) HIBAH YANG MELEBIHI HAK LEGITIME PORTIE DALAM PEMBAGIAN HARTA WARISAN MENURUT BW ( Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 3103 K/Pdt/2012 ). Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (297kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 15 February 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tesis ini berjudul “Hibah Yang Melebihi Hak Legitime Portie Dalam Pembagian Harta Warisan Menurut B.W (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 3103 K/Pdt/2012)” dengan dua pokok permasalahan, yaitu: (1) Keabsahan hibah oleh pewaris kepada pihak lain yang bukan ahli waris pada kasus putusan Mahkamah Agung Nomor 3103 K/Pdt/2012 menurut ketentuan Hukum Waris BW dan (2) Ratio decidendi yang mendasari putusan Mahkamah Agung Nomor 3103 K/Pdt/2012 . Penelitian hukum ini adalah jenis penelitian hukum yang menggunakan metode penelitian hukum normatif. Disamping itu penelitian ini menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan studi kasus (case study approach). Hasil dari penelitian tesis ini yaitu hibah kepada pihak lain yang bukan ahli waris adalah sah apabila memenuhi syarat sahnya hibah, pada kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 3103 K/Pdt/2012 telah memenuhi syarat sahnya hibah namun isi dari hibah tersebut tidak memperhatikan bagian anak kandung karena pemberi hibah memberikan semua harta asal untuk dihibahkan kepada pihak lain. Majelis hakim pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 3103 K/Pdt/2012 menyatakan bahwa perbuatan hibah adalah sah sehingga majelis hakim menolak gugatan para anak kandung sebagai ahli waris. Ratio decidendi yang mendasari putusan majelis hakim adalah bahwa hibah telah sesuai dengan syarat sah penghibahan dan menurut majelis hakim hibah yang dilakukan tidak bertentangan dengan hak legitime portie karena legitime portie berhubungan dengan keahliwarisan sedangkan pemberi hibah masih hidup. Ketentuan legitime portie terjadi apabila pemberi hibah meninggal dunia dan ketentuan ini berlaku pada hibah wasiat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK TMK 06/19 Kir h
Uncontrolled Keywords: Hibah, Legitime Portie, legitimaris
Subjects: J Political Science > JX International law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
FARRA INDHIRA KIRANA, S.H., 031714253076UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSoelistyowati, Dr. , S.H., M.H.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 15 Feb 2019 08:44
Last Modified: 15 Feb 2019 08:44
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80172
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item