KONSEP 3(THREE) IN 1(ONE) IN THE LAND ACQUISITION UNTUK PEMBANGUNAN PERUMAHAN MASYARAKAT BERPENGAHASILAN RENDAH OLEH INSTANSI DALAM PERSPEKTIF PRINSIP KEPASTIAN HUKUM

RIRIN NOVIANTI, S, 031624253045 (2019) KONSEP 3(THREE) IN 1(ONE) IN THE LAND ACQUISITION UNTUK PEMBANGUNAN PERUMAHAN MASYARAKAT BERPENGAHASILAN RENDAH OLEH INSTANSI DALAM PERSPEKTIF PRINSIP KEPASTIAN HUKUM. Thesis thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (53kB)
[img] Text (full text)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 20 February 2022.

Download (422kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perumahan merupakan kumpulan rumah sebagai bagian dari permukiman, baik perkotaan maupun pedesaan, yang dilengkapi dengan prasarana, sarana, dan utilitas umum sebagai hasil upaya pemenuhan rumah yang layak huni. Sedangkan rumah berdasarkan ketentuan Pasal 1 angka 7 Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2016 adalah bangunan gedung yang berfungsi sebagai tempat tinggal yang layak huni, sarana pembinaan keluarga, cerminan harkat dan martabat penghuninya, serta aset bagi pemiliknya. Ketentuan Pasal 1 angka 31 Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perumahaan dan Kawasan Permukiman menyatakan bahwa Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang selanjutnya disingkat MBR adalah masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapat dukungan Pemerintah untuk memperoleh Rumah. Pemerintah wajib memenuhi kebutuhan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah. Konsep 3 in 1 in the land acquisition merupakan cara pandang untuk mempermudah pemahaman instansi yang memerlukan tanah dan masyarakat dalam kegiatan pengadaan tanah untuk pembangunan bagi kepentingan umum, dimana konsep ini mencoba hadir untuk menghadapi berbagai masalah yang ada pada pengadaan tanah untuk MBR, akan tetapi dalam pembangunan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah dalam pengaplikasianya tetap menggunakan konsep yang ada dalam peraturan perundang-undangan khususnya dalam peraturan pemerintah nomor 64 Tahun 2016, sedangkan konsep 3 in 1 in the land acquisition ini adalah istilah untuk mempermudah pemahaman terkait pengadaan tanah untuk umum, bukan untuk penerapan dalam pembangunan perumahan masyarakat berpenghasilan rendah.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK TMK 47/19 Nov k
Uncontrolled Keywords: Land Acquisition, MBR Housing, Legal Certainty
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K133 Legal aid. Legal assistance to the poor
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
RIRIN NOVIANTI, S, 031624253045UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAgus Sekarmadji, Dr., S.H.,M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 20 Feb 2019 09:25
Last Modified: 20 Feb 2019 09:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80327
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item