FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA EARLY DETECTION TB ANAK PADA IBU DI PUSKESMAS KOTA SURABAYA

ENDAH TRI SURYANI, 101611123072 (2019) FAKTOR YANG MEMPENGARUHI USAHA EARLY DETECTION TB ANAK PADA IBU DI PUSKESMAS KOTA SURABAYA. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (abstrak)
abstrak.pdf

Download (22kB)
[img] Text (fulltext)
full text.pdf
Restricted to Registered users only until 5 March 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tuberkulosis anak mengalami peningkatan angka kejadian tahun 2010 hingga 2017 angka kejadian 7,16% - 10,08 %, sekitar 200 anak mati akibatnya. Upaya early detection mampu membantu penemuan kasus awal sehingga pengobatan lebih cepat diberikan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor yang mempengaruhi usaha early detection ibu pada tuberkulosis anak di Puskesmas Kota Surabaya. Penelitian ini termasuk penelitian observasional dengan rancang bangun case control. Populasi dari penelitian ini adalah ibu dari anak yang menderita tuberkulosis dengan kategori early atau late detection, tercantum dalam register serta ditegakkan melalui pemeriksaan penunjang di Puskesmas Pucang Sewu, Tanah Kali Kedinding, Kali Rungkut, Banyu Urip, Kedurus, Perak Timur pada tahun 2018 sebanyak 38 orang. Kelompok kasus adalah ibu dengan anak dengan kategori late detection, dan kelompok sampel adalah ibu dari anak dengan kategori early detection. Uji statistik dalam penelitian ini regresi logistik biner. Fokus penelitian ini meliputi karakteristik ibu, predisposing factors (pengetahuan, sikap), enabling factors (jarak ke pelayanan kesehatan), reinforcing factors (dukungan tokoh masyarakat). Hasil penelitian ini menunjukkan variabel tingkat pengetahuan responden dengan late detection adalah buruk (78,9%) lebih tinggi daripada kelompok early detection yaitu (47,4%) dengan nilai p-value 0,049 dan OR= 0,240. Karakteristik tingkat pendidikan responden SMP pada responden late detection yaitu (55,6%), sedangkan responden early detection yaitu (22,2%), dengan hasil p-value 0,013 dan OR= 4,039. Tingkat pendapatan dengan kategori dibawah UMR pada responden late detection yaitu (68,4%), pada responden early detection berpenghasilan dibawah UMR (31,6%), dengan hasil p-value 0,027 dan OR=4,694. Variabel reinforcing antara responden dengan ealy detection dan late detection memiliki hasil p-value 1,000 dan OR=1,000. Variabel enabling antara responden dengan ealy detection dan late detection memiliki hasil p-value 1,000 dan OR=1,000. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang mempengaruhi early detection tuberkulosis anak pada ibu adalah faktor tingkat pendidikan, tingkat pendapatan keluarga, dan tingkat pengetahuan responden yang menjadi salah satu domain dari predisposing factors. Dari penelitian ini diharapkan ibu mampu mempu mempelajari tentang early detection TB anak dapat dengan mencari informasi dari media sosial ataupun dari petugas kesehata

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM 78/19 Sur f
Uncontrolled Keywords: Tuberculosis, Child, Early Detection
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC306-320.5 Tuberculosis
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ENDAH TRI SURYANI, 101611123072UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorChatarina Umbul W, Prof. Dr. ., dr. M.S., M. PH.UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with email indah.fatma@staf.unair.ac.id
Date Deposited: 05 Mar 2019 08:35
Last Modified: 05 Mar 2019 08:35
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80776
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item