MENGIKUTSERTAKAN ANAK DALAM KEGIATAN KAMPANYE POLITIK

MISBAHUL AMIN, 031511133200 (2019) MENGIKUTSERTAKAN ANAK DALAM KEGIATAN KAMPANYE POLITIK. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (Abstrak)
FH. 139-19 Ami m Abstrak.pdf

Download (97kB)
[img] Text (Fulltext)
FH. 139-19 Ami m.pdf
Restricted to Registered users only until 5 March 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kampanye politik dalam Undang-Undang Pemilihan Umum merupakan salah satu metode untuk memperkenalkan visi, misi, program dan citra diri dari peserta pemilu. Objek dari kampanye politik adalah seorang pemilih dan telah memenuhi syarat sebagai pemilih sebagaimana Undang-Undang Pemilihan Umum. Dewasa ini, pelaksanaan kampanye politik mengalami pergeseran dan tidak dilaksanakan sesuai dengan asas dan prinsip dalam berkampanye politik. Peserta pemilu dalam pelaksanaan kampanye politik diketahui bahwa banyak yang mengikutsertakan anak dalam rangka kampanye politik. Laporan dari lembaga Komisi Perlindungan Anak Indonesia menjadi bukti bahwa masih sering terjadi mengikutsertakan anak dalam kegiatan kampanye dan menggunakan cara yang bermacam-macam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, serta menggunakan pendekatan masalah perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Adapun yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah kualifikasi mengikutsertakan anak dalam kegiatan kampanye politik menurut ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Pemilihan Umum. Penelitian ini juga membahas bagaimana pertanggungjawaban pidana bagi pelaku yang mengikutsertakan anak dalam kegiatan kampanye politik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbuatan mengikutsertakan anak dalam kegiatan kampanye politik merupakan perbuatan melawan hukum walaupun peserta pemilu berdalih kampanye politik merupakan pendidikan politik bagi anak. Pendidikan politik bagi anak tidak harus dilibatkan dalam kegiatan kampanye politik namun banyak cara untuk memberikan pendidikan politik bagi anak. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa pelaku yang terbukti mengikutsertakan anak dapat dimintai pertanggungjawaban pidana sebagaimana Pasal 87 Undang-Undang Perlindungan Anak dan Pasal 493 Undang-Undang Pemilihan Umum.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FH. 139-19 Ami m
Uncontrolled Keywords: Anak, Kampanye Politik, Sanksi Pidana, Pertanggungjawaban Pidana
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K5000-5582 Criminal law and procedure
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7120-7197 Persons > K7155-7197 Domestic relations. Family law > K7181-7197 Parent and child. Guardian and ward
Divisions: 03. Fakultas Hukum
Creators:
CreatorsEmail
MISBAHUL AMIN, 031511133200UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSarwirini, Dr. Hj., S.H., M.S.UNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 05 Mar 2019 09:38
Last Modified: 05 Mar 2019 09:38
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80783
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item