KONSENTRASI LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA AIR, SEDIMEN, DAN RUMPUT LAUT SERTA KANDUNGAN AGAR (Gracilaria sp.) DI TAMBAK POLIKULTUR KAWASAN KEDUNGPANDAN, KECAMATAN JABON, SIDOARJO

ATRIA NAYANA NURDIANI, 141411133020 (2019) KONSENTRASI LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA AIR, SEDIMEN, DAN RUMPUT LAUT SERTA KANDUNGAN AGAR (Gracilaria sp.) DI TAMBAK POLIKULTUR KAWASAN KEDUNGPANDAN, KECAMATAN JABON, SIDOARJO. Skripsi thesis, Universitas Airlangga.

[img] Text (ABSTRACT)
KKC KK PK BP 32 -19 Nur k-Abstrak.pdf

Download (40kB)
[img] Text (FULLTEXT)
KKC KK PK BP 32 -19 Nur k.pdf
Restricted to Registered users only until 11 March 2022.

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sektor utama wilayah Kecamatan Jabon adalah perikanan. Utamanya tambak ikan bandeng dan udang windu yang merupakan mata pencaharian warga Kecamatan Jabon, Sidoarjo, berseberangan dengan Sungai Porong sehingga para petani tambak memanfaatkan air dari Sungai Porong tersebut untuk mengairi lahan perikanannya. Dampak ekonomi sangat terasa pasca lumpur Lapindo dialirkan ke Sungai Porong. Logam berat yang terkandung dalam lumpur Lapindo antara lain timbal (Pb), merkuri (Hg), dan kadmium (Cd). Kadmium merupakan salah satu jenis logam berat yang berbahaya karena elemen ini mempunyai efek buruk terhadap lingkungan dan manusia. Sebagai alternatif untuk mengatasi kualitas perairan tersebut, petani tambak sekitar mulai membudidayakan rumput laut jenis Gracilaria sp. di tambak mereka. Gracilaria sp. memiliki efektifitas yang relatif tinggi dalam menyerap logam berat yang terdapat dalam suatu perairan. Kemampuan daya serap Gracilaria sp. tergantung pada ketersediaan (availability) logam toksik. Maka dari itu perlu dilakukannya penelitian tentang analisis logam berat kadmium agar kita dapat mengetahui seberapa besar pengaruh logam berat terhadap kelayakan produksi rumput laut bagi masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode survei di kawasan tambak Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo selama tiga bulan dari bulan Juni- September 2018. Stasiun yang dipilih untuk pengambilan sampel adalah sebanyak tiga stasiun dengan sembilan titik. Penentuan titik sampel berdasarkan kondisi lingkungan yang melakukan budidaya rumput laut (Gracilaria sp.) secara berkelanjutan. Sampel yang diamati yaitu air, sedimen dan rumput laut. Selain itu pemeriksaan kandungan agar pada rumput laut juga dianalisis. Kandungan logam berat kadmium di kawasan tambak Kedungpandan, Kecamatan Jabon, Sidoarjo didapatkan : air yaitu 0,085-0,0329 mg/L. Sedimen berkisar antara 0,179-0,637 mg/Kg. Pada rumput laut 0,009-0,070 mg/Kg. Hasil kandungan logam berat kadmium berada pada nilai yang sangat bervariasi apabila dibandingkan dengan baku mutu yang ditetapkan. Parameter pendukung dalam penelitian ini adalah : salinitas, suhu, oksigen terlarut, kecerahan, dan pH.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 32/ 19 Nur k
Uncontrolled Keywords: Heavy Metal ; Cadmium (Cd) in Water, Sediment, Seaweed ; Agar Content (Gracilaria sp.); Polyculture Ponds
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH20.3-191 Aquaculture
S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH393 Seagrasses
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan > Budidaya Perairan
Creators:
CreatorsEmail
ATRIA NAYANA NURDIANI, 141411133020UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPrayogo, S.Pi.,MP.UNSPECIFIED
ContributorBoedi Setya Rahardja, Ir., MP.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 11 Mar 2019 01:26
Last Modified: 11 Mar 2019 01:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/80854
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item